Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI D DPRD meminta penanganan banjir di Jakarta harus menjadi prioritas utama bagi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Pramono Anung dan Rano 'Si Doel' Karno (Pram-Doel) karena masalah ini terus berulang dan semakin kompleks.
"Kami melihat bahwa langkah-langkah yang diambil saat ini belum cukup untuk menyelesaikan akar permasalahan," kata Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike di Jakarta, Jumat (31/1).
Menurut dia, banjir di Jakarta hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemimpin daerah yang kini sudah tidak lagi menjadi ibu kota negara ini.
Untuk itu, ia berharap Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih ketika nanti dilantik dan resmi memimpin Jakarta, dapat memprioritaskan penanganan banjir yang sudah menjadi langganan.
"Ini harus menjadi prioritas utama bagi Gubernur dan Wakil Gubernur karena masalah banjir terus berulang dan semakin kompleks akibat perubahan iklim serta pesatnya urbanisasi," kata dia.
Yuke mengatakan bahwa ada tiga langkah utama yang harus dilakukan oleh pemimpin baru Jakarta untuk mengatasi permasalahan banjir di Jakarta, yang pertama, yaitu mempercepat normalisasi dan naturalisasi sungai.
Apalagi kata dia, saat ini proyek normalisasi Sungai Ciliwung masih menyisakan 17,7 km yang belum selesai, padahal kapasitas sungai yang optimal sangat penting untuk mencegah luapan air saat hujan ekstrem terjadi.
Selain itu, lanjut Yuke, upaya naturalisasi sungai juga harus dilakukan untuk meningkatkan daerah resapan air. "Kami mendorong agar koordinasi antara Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat lebih diperkuat, terutama dalam pembebasan lahan yang selama ini menjadi kendala utama," katanya.
Yuke menambahkan untuk langkah yang kedua yaitu optimalisasi drainase dan infrastruktur pengendalian banjir dengan memastikan sistem drainase di Jakarta diperbaiki secara menyeluruh, termasuk pembersihan saluran air, pemasangan sumur resapan yang efektif dan penambahan kolam retensi di berbagai titik rawan banjir.
Tidak hanya itu, semua pompa air harus dalam kondisi siap operasional setiap saat, bukan hanya saat banjir terjadi. Begitu juga polder dan embung harus diperbanyak dan diperluas, khususnya di kawasan langganan banjir seperti Jakarta Utara dan Jakarta Barat.
Untuk yang ketiga kata Yuke yaitu, penguatan regulasi dan pengawasan tata ruang, gubernur harus berani mengambil langkah tegas dalam menata kembali tata ruang kota dan mencegah semakin berkurangnya daerah resapan air.
"Pembangunan di wilayah hulu, seperti Bogor dan Depok, harus diawasi ketat, karena alih fungsi lahan di sana berdampak langsung pada kondisi banjir di Jakarta," katanya. (Ant/J-2)
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
Pramono Anung menyiapkan 200 ekskavator untuk melakukan pengerukan di lima wilayah Jakarta cegah banjir. Sebab, BMKG memprediksi bahwa akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, besok
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sebanyak 200 ekskavator telah dikerahkan untuk pengerukan. Sebab, Jakarta diprediksi masih akan diguyur hujan lebat.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menepis tudingan pihaknya hanya mengulang skema lama dalam menangani persoalan banjir Jakarta.
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Langkah ini bertujuan untuk melakukan studi komparasi guna memperkaya referensi dalam penyusunan regulasi baru.
PADA peringatan hari lahir Partai Golongan Karya (Golkar) beberapa waktu lalu, Prabowo Subianto kembali mengemukakan pandangannya tentang sistem pemilihan kepala daerah (pilkada).
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
DOSEN Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Mada Sukmajati menilai, argumen Pilkada melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung masih perlu didukung data ilmiah.
WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa DPR RI bersama Pemerintah telah sepakat tidak melakukan revisi UU Pilkada
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved