Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Jakarta Sambut Nyepi 2026: Parade Ogoh-Ogoh dan Penjor Bakal Hiasi Bundaran HI

Basuki Eka Purnama
28/2/2026 10:25
Jakarta Sambut Nyepi 2026: Parade Ogoh-Ogoh dan Penjor Bakal Hiasi Bundaran HI
Ilustrasi--Pemuda mengarak ogoh-ogoh atau karya seni patung dalam kebudayaan Bali pada Festival Ogoh-Ogoh Singasana 2025 di Tabanan, Bali, Sabtu (15/3/2025).(ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo)

KAWASAN ikonik Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta Pusat dipastikan menjadi pusat kemeriahan perayaan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026 mendatang. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggelar pawai ogoh-ogoh hingga pemasangan penjor untuk pertama kalinya di jantung ibu kota tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kesetaraan bagi seluruh umat beragama. Ia ingin memastikan Jakarta menjadi rumah yang ramah bagi setiap perayaan besar keagamaan.

“Bundaran HI pada saat Nyepi, kami akan ada pawai ogoh-ogoh dan juga akan ada penjor di sini. Yang mungkin belum pernah ada penjor dipasang di Bundaran HI. Nanti akan kami pasang penjor ada di Bundaran HI,” ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Jumat (27/2).

Pramono menambahkan, seluruh agama harus diperlakukan sama di Jakarta. Ia kerap menekankan posisinya sebagai gubernur bagi semua umat, sehingga seluruh hari besar keagamaan, mulai dari Natal, Imlek, Ramadan, Idulfitri, hingga Nyepi, mendapat ruang perayaan yang layak di ruang publik.

Rangkaian Kegiatan dan Empat Klaster Utama

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, memaparkan bahwa panitia telah menyusun rangkaian kegiatan yang terbagi ke dalam empat klaster utama. 

Klaster tersebut meliputi kegiatan keagamaan, sosial kemasyarakatan, festival budaya, hingga pendidikan.

Adapun jadwal ritual keagamaan utama akan tersebar di beberapa titik di Jakarta:

  • Melasti: Dijadwalkan pada 15 Maret 2026 di Pura Segara, Cilincing, Jakarta Utara, yang akan dihadiri oleh umat Hindu se-DKI Jakarta.
  • Tawur Agung Kesanga: Dilaksanakan pada 18 Maret 2026 di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur.
  • Nyepi dan Ogoh-Ogoh: Puncak acara pada 19 Maret 2026 di area Bundaran HI.
  • Ngembak Geni dan Dharma Santi: Sebagai penutup rangkaian melalui silaturahmi pasca-Nyepi.

Membangun Citra Jakarta yang Toleran

Selain ritual ibadah, perayaan tahun ini juga menyentuh aspek sosial dan pemberdayaan masyarakat. Panitia akan mengadakan bakti sosial berupa donor darah dan pengobatan gratis, serta seminar literasi keuangan yang menyasar pelaku UMKM.

Kehadiran festival budaya dan parade ogoh-ogoh di ruang publik seperti Bundaran HI diharapkan tidak hanya menjadi tontonan menarik bagi warga, tetapi juga memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang toleran dan kaya akan keberagaman budaya. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya