Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
CIVITAS akademika Hindu Universitas Pancasila (UP) menggelar pawai Ogoh-ogoh sebagai rangkaian perayaan Nyepi 1946 Caka. Digelar pada malam sebelum Nyepi, atau Minggu (10/3) malam, Ogoh-ogoh diarak mengitari kampus sebagai makna mengusir segala hal negatif yang ada di dalam diri maupun lingkungan sekitar.
"Harapannya, dapat menjalankan brata penyepian keesokan harinya saat Hari Raya Nyepi dengan lancar, hati bersih dan khidmat," ungkap Kadek Fembi Andrika, Ketua Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma Universitas Pancasila (KMHD UP), dalam keterangannya, Senin (11/3).
Ia menjelaskan sebelum pawai Ogoh-ogoh, civitas Hindu Universitas Pancasila terlebih dahulu melaksanakan upacara Tawur Kesanga dan Mecaru di Pura Widya Santika Universitas Pancasila sebagai pengingat untuk selalu menjaga harmoni dan keselarasan hubungan antara manusia, alam sekitar dan Yang Maha Kuasa.
Baca juga : Momen Hari Suci Nyepi, Presiden Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Ia melanjutkan KMHD UP sebagai penggagas dan penggerak kegiatan pawai mengangkat Sanghyang Durinan sebagai karakter Ogoh-ogoh yang mereka siapkan secara gotong royong kurang lebih selama 3 minggu.
Untuk mendukung pawai, KMHD UP menjalin kolaborasi dengan berbagai civitas mahasiswa lainnya seperti KMHD Gunadarma, KMHD UI, KPSHD Lenteng Agung, STT Depok, Sakka UP, Menwa UP, dan lain-lain.
Sebagai informasi, Universitas Pancasila merupakan pelopor kampus yang memiliki lengkap enam rumah ibadah, termasuk Pura Widya Santika.
"Pawai Ogoh-ogoh tersebut tidak saja menjadi implementasi nyata dari nilai-nilai luhur Pancasila, namun juga menguatkan moderasi beragama dan dialog lintas iman. Salam Pancasila!," pungkas Kadek Fembi Andrika. (H-2)
POS Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong menunjukkan tren peningkatan aktivitas lintas batas pada H-3 menjelang Lebaran 2026
Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk ditutup sementara untuk Hari Raya Nyepi dan dibuka kembali Jumat (20/3) pukul 05.00 WIB.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
Transformasi Jakarta dari sekadar kota bisnis menjadi destinasi wisata edukatif dan hiburan kini tengah diperkuat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali pada hari terakhir mudik, 18 Maret 2026, mencapai 71.000 orang.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan kebinekaan harus menjadi kekuatan bangsa di tengah momentum perayaan Nyepi dan Idul Fitri.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyebut pengelolaan arus kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk telah kembali stabil dan terkendali. Hal itu menyusul keberhasilan penguraian antrean.
Pecalang atau petugas keamanan adat Bali memantau situasi di Jalan Tol Bali Mandara saat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948.
Kepadatan terjadi menjelang penutupan sementara aktivitas penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang pada 19 Maret 2026 pukul 05.00 WITA
Prof. I Nengah Duija mengajak umat untuk memaknai Tawur Agung secara kontekstual dalam menghadapi tantangan zaman modern, terutama terkait isu lingkungan dan sosial.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub menyebut berbagai langkah strategis telah diterapkan secara kolaboratif untuk menangani kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Yayasan Ruang Damai sukses menyelenggarakan webinar bertajuk “Spirit Nyepi dan Idulfitri untuk Perdamaian Global” pada Senin (16/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved