Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kota Depok, Jawa Barat diduga melakukan pungutan kepada ratusan siswa kelas XII. SMA negeri yang diduga melakukan pungutan yakni SMA negeri 2 Kota Depok
Dari penelusuran, SMA negeri itu melakukan pungutan kepada siswa dengan nilai Rp2.830.000 per orang x ratusan orang. Pungutan dilingkungan sekolah tersebut dikeluhkan orang tua lantaran dianggap memberatkan. Pungutan yang disinyalir liar tersebut diantaranya akan digunakan untuk bimbingan belajar dan pelepasan bagi siswa kelas XII.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Depok, Icuk Pramana Putra menegaskan tidak boleh ada pungutan apa pun di sekolah negeri SMA/SMK/SLB.
"Di sekolah negeri baik SMA/SMK/SLB yang menjadi kewenangan Provinsi. Semua urusan anggaran pendidikan itu sepenuhnya di urus negara. Jika pun ada urgensi, itu pun harus mendapatkan izin tertulis dari Gubernur," tegas Icuk Kamis (1/11).
Sebagai imbas atas hal ini, kata Icuk, sore hari ini (1/11) Gubernur mengutus perwakilan Dinas Pendidikan Jawa Barat. Mereka didampingi DPRD Jawa Barat menelusurinya.
"Dalam Pertemuan klarifikasi antara perwakilan orang tua siswa, pihak sekolah, DPRD Provinsi dan Perwakilan Dinas Pendidikan Jawa Barat di SMAN 2 Kota Depok diputuskan tidak boleh sekolah melakukan pungli, dan uang yang sempat dipungut segera dikembalikan," katanya.
Icuk menegaskan pihak sekolah melakukan pungli dengan cara mengeluarkan surat edaran untuk kegiatan bimbingan belajar alias bimbel yang dilaksanakan pada jam kegiatan belajar mengajar (KBM) di ruang kelas dengan total biaya Rp.2.830.000 termasuk biaya pelepasan anak didik kelas XII.
“Edaran yang dilaporkan adalah ilegal karena tanpa kop surat dan stempel sekolah,” ujar Icuk yang ikut mendampingi dalam pertemuan tersebut.
Dalam keteranganya selain ilegal, perwakilan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan pihak sekolah adalah kesalahan. Oleh karena itu dan sebaiknya rencana penggalangan dana dan kegiatan bimbel dalam jam KBM tidak dilanjutkan.
"Laporan dari masyarakat baik orang tua murid, peserta didik dan pendidik menjadi masukan pemerintah untuk memajukan pendidikan Indonesia diseluruh tingkatan, " tegas Icuk.
Salah satu orang tua, Vena mengatakan orang tua kelas XII SMAN 2 yang mengeluhkan pungutan liar ini mencapai ratusan orang. Dari mulai kelas XII 1-XII 12.
"Katanya biar anak-anak bisa bersekolah di perguruan tinggi negeri setelah lulus. Padahal tanpa bimbel pun anak-anak bisa melanjutkan pendidikan, tak harus ke negeri ke swasta pun bagi orang tua tak masalah, ini akal-akalan saja," tegas Vena. (H-2)
Dewan Pers mengeluarkan klarifikasi terkait beredarnya informasi mengenai pungutan biaya untuk penyebaran pamflet imbauan kewaspadaan penyalahgunaan profesi pers di sejumlah daerah.
Kebijakan 'Rereongan Sapoe Sarebu' yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebagai langkah yang tidak etis dan berpotensi membebani masyarakat.
Menteri PKP Maruarar Sirait dorong pengembang manfaatkan KUR Perumahan untuk menggerakkan ekosistem industri dan menyediakan rumah layak bagi MBR.
Sebanyak 15% usaha kecil, 24% usaha menengah, dan 30% usaha besar Indonesia harus membayar pungutan liar.
Presiden Prabowo Subianto membubarkan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) yang dibentuk pada era pemerintahan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo.
Agam menuturkan, sejauh ini proses pendaftaran SPMB secara online tak mengalami hambatan serius. Kalaupun ada kendala, semua sudah bisa diatasi.
Penguatan kepemimpinan kepala sekolah merupakan bagian kunci dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo.
Pelaksanaan TKA SD dan SMP tahun 2026 diawali dengan pendaftaran peserta 19 Januari hingga 28 Februari 2026,
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
Inisiatif pemerintah melalui Sekolah Rakyat ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk dunia usaha dan praktisi pengembangan sumber daya manusia.
Nilai rapor yang sempurna tidak lagi menjamin kesiapan anak menghadapi dunia nyata jika tidak dibarengi dengan daya tahan mental.
Chromebook yang rusak dibiarkan tidak terpakai. Sekolah memilih mengoperasikan laptop lama berbasis Windows untuk mendukung kegiatan siswa,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved