Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH melalui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mendorong para pengembang segera memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan yang diberi nama Kredit Program Perumahan (KPP). Menurutnya, KPP bila dioptimalkan akan menggerakkan seluruh ekosistem perumahan.
“KUR perumahan ini luar biasa untuk mengangkat industri perumahan. Pengembang dan kontraktor tentu butuh toko bangunan, yang di dalamnya ada produk keramik, kaca, dan bahan lain,” ujar Maruarar dari keterangannya, Senin (15/9).
Maruarar menambahkan, sektor perbankan juga berperan penting dalam pembiayaan, baik untuk KPR, KUR, maupun pembiayaan mikro yang membantu masyarakat terhindar dari jeratan rentenir.
Maruarar menegaskan komitmennya melindungi pengembang rumah subsidi dari pungutan liar.
“Jika ada oknum meminta uang, segera laporkan kepada saya dengan bukti. Saya akan langsung meneruskan kepada Kapolri dan Jaksa Agung,” tegasnya.
Ia memastikan pemerintah akan bertindak keras terhadap pihak-pihak yang menghambat pembangunan perumahan.
Di akhir sambutan, Maruarar mengajak anggota Appernas Jaya membangun perumahan dengan hati dan menjaga kualitas rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Sementara itu, Ketua Umum Appernas Jaya, Andriliwan Muhammad (Andre Bangsawan) menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah.
“Rakernas ini sekaligus jadi ajang sosialisasi KUR Perumahan. Lebih dari 400 peserta, termasuk bank-bank papan atas di Sulawesi, menyambutnya dengan antusias. Kami berkomitmen membangun rumah berkualitas, layak huni, dan terjangkau bagi MBR,” kata Andre.
Appernas Jaya, meski baru berdiri enam tahun, kini telah memiliki hampir 1.000 anggota dari Aceh hingga Papua. Bang Andre memuji militansi anggotanya dalam mendorong penyediaan perumahan di daerah. (Z-10)
Menteri PKP Maruarar Sirait memastikan Meikarta jadi lokasi rusun subsidi. Konsep rusunami dan rusunawa disiapkan untuk atasi hunian perkotaan.
Skema akad massal terbukti menjadi motor percepatan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi rumah subsidi.
UNIVERSITAS Indonesia (UI) menerima dukungan pengembangan dana abadi sebesar Rp5 miliar dari politikus Maruarar Sirait, yang akrab disapa Bang Ara.
Hingga 14 November 2025, Apersi tercatat telah menyalurkan 219.631 unit rumah subsidi melalui skema KPR FLPP.
Kebutuhan hunian layak menjadi langkah mendasar dalam menciptakan kualitas hidup yang lebih baik.
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan, dari kelompok yang mengetahui program tersebut, mayoritas atau 51,8% menyatakan puas/sangat puas.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama tiga menteri pusat mempercepat Program Rumah Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
BNI bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menggelar sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Mall Alam Sutera Banten.
Lippo Group memperkirakan pembangunan perumahan di kota-kota Indonesia semestinya bisa mencapai lebih dari 500 ribu sampai 700 juta unit per tahun.
Menteri PKP Maruarar Sirait menargetkan penyusunan Peraturan Menteri (Permen) terkait skema dan mekanisme Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor perumahan dapat diselesaikan pada akhir Juli
Skema ini diharapkan dapat mendorong revitalisasi dan replanting (penanaman ulang) tanaman tebu yang selama ini banyak digunakan melebihi usia idealnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved