Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH polisi Wanita (polwan) di Indonesia masih minim, bahkan terendah di kawasan Asia Tenggara. Kondisi itu mencerminkan kesetaraan gender masih menjadi tantangan di dalam Korps Bhayangkara.
Padahal, peran polwan dalam tugas kepolisian memegang peran strategis dalam penyelesaian kasus-kasus khusus, terutama terkait perdagangan hingga kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak.
Kabag Jakum Biro Jakstra Stama Rena Polri, Kombes Pol Benny Iskandar menjelaskan untuk meningkatkan jumlah target Polwan sebanyak 30% dari keseluruhan anggota pada tahun 2045 agar ideal dan dapat mewujudkan kesetaraan gender, kepolisian perlu melakukan kajian mendalam terhadap kebutuhan dan peranan Polwan.
“Kalau misalnya lihat secara kuantitatif, ketika kita ingin meningkatkan jumlah Polwan hingga 30% dari populasi jumlah anggota Polri, itu nanti selama 20 tahun Polri hanya merekrut Polwan saja,” kata Benny kepada Media Indonesia di kawasan Menteng, Jakarta pada Rabu (9/10).
Baca juga : HUT Polwan Momentum Perlindungan Perempuan dan Anak
Menurut Benny, butuh waktu hingga puluhan tahun ke depan untuk bisa memiliki jumlah Polwan yang seimbang di dalam institusi Polri. Hal itu bisa terealisasi bila 20 tahun hanya merekrut Polwan secara berturut-turut.
“Untuk itu kami harus melakukan kajian, kajian secara proporsional,” tuturnya.
Melansir data Women in Law Enforcement in the ASEAN Region 2020, jumlah Polwan di Indonesia hanya sekitar 6% dari keseluruhan anggota polisi. Data tersebut merupakan laporan studi Organisasi Polisi Kriminalitas Internasional (Interpol), Badan PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women), dan Kantor PBB Urusan Narkoba dan Kejahatan (UNODC).
Baca juga : Tes Psikologi Polwan Pembakar Suami Saat Rekrutmen Dipertanyakan
Jika dibandingkan negara ASEAN lainnya, jumlah polisi wanita di Kamboja sebanyak 8% dari seluruh personel. Selain Indonesia dan Kamboja, jumlah polisi perempuan di negara-negara ASEAN lain berada di atas 10%. Laos menjadi negara dengan jumlah polisi perempuan paling banyak, yakni 20% dari seluruh anggota polisi. Melirik negara tetangga, jumlah polisi perempuan di Malaysia sebanyak 18%, sementara di Singapura sebesar 19%.
Menurut Benny, peningkatan jumlah Polwan agar menjadi ideal serta dapat mewujudkan kesetaraan gender masih menemui berbagai tantangan. Selain membutuhkan waktu yang panjang, hal ini perlu dukung oleh pendanaan yang memadai.
“Karena ketika melakukan penguatan terhadap polwan, kita tidak hanya melihat dari sisi kuantitatif, tapi juga kualitas dan jam terbang pengalaman di dalam penanganan kasus,” jelasnya.
Baca juga : 7 Polwan Dikirim Jadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji
Untuk itu, lanjut Benny, rekrutmen kepolisian saat ini juga masih mengandalkan polisi laki-laki yang nantinya mereka akan dibekali dengan kemampuan berwawasan gender dalam menangani kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Jadi secara bertahap sampai dengan 2045, kita akan memposisikan polwan secara kualitas dan kompetensi yang juga proporsional. Jadi sesuai kebutuhan," katanya.
Meski strategis, keberadaan polisi perempuan dalam tubuh Polri masih menunjukkan pekerjaan rumah tangga yang perlu diselesaikan. Mulai dari jumlahnya yang masih belum memadai hingga jabatan strategis yang masih sedikit diisi oleh Polwan.
Baca juga : Ini Kronologi Polwan Bakar Suaminya di Rumah Dinas
Untuk itu, dalam meningkatkan jumlah Polwan, Polri berencana akan menempatkan Polwan sebagai kepala unit Direktorat PPA-PPO di setiap Polsek.
“Jadi tingkat polda, ada direktorat PPA-PPO, kemudian di polres ada kasat PPA-PPO, kemudian di polsek itu ada kanit PPA-PPO. Polsek ini yang harus diperkuat karena permasalahan-masalah wanita dan anak-anak itu banyak terjadi di tingkat desa,” jelasnya.
Sementara itu, koordinator dan pengurus pusat LBH Apik Indonesia, Asnifriyanti Damanik mengatakan sedikitnya jumlah Polwan berpangkat Jenderal menjadi tantangan dalam mengelola Direktorat PPA-PPO ke depan.
Menurutnya, perlu ada pemberian peluang afirmatif atau tindakan khusus untuk menjadikan posisi Polwan setara untuk menduduki pimpinan pada Direktorat PPA-PPO.
“Untuk orang yang akan menduduki jabatan tinggi di direktorat PPA-PPO yang masih belum tercapai dan terpenuhi syarat kepangkatan, itu bisa menempatkan polwan yang minimal sudah memiliki pangkat di bawah jenderal dan punya pengalaman dalam membidangi urusan perempuan dan anak. Itu bisa diusulkan, jadi jangan menjadikan polwan yang berpotensi tidak bisa menduduki PPA-PPO hanya karena faktor jabatan belum terpenuhi,” ungkapnya.
Jika merujuk data Polri terbaru secara lebih rinci, jumlah SDM Polri tahun 2021 menunjukkan jumlah polwan di Indonesia sebanyak 24.772 orang dari jumlah total anggota polisi 416.414 orang. Dari segi kepangkatan, 3 polwan berpangkat perwira tinggi, 1.477 perwira menengah, 3.412 perwira pertama, dan 19.830 bintara.
Lebih lanjut, Asni mengatakan strategisnya posisi polwan yang tidak dibarengi dengan jumlah yang memadai menunjukkan bahwa tantangan Polri soal kesetaraan gender di tubuh institusinya masih perlu mendapat perhatian serius.
“Bisa saja menempatkan polisi laki-laki tapi hal yang menjadi pekerjaan rumah Polri saat ini adalah sejauh mana proses menciptakan polki yang memiliki perspektif gender di kepolisian,” pungkasnya. (P-5)
Boni mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang membentuk posko pengaduan khusus bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini.
Korban berhak mendapatkan perlindungan hukum dan perawatan medis terbaik dari negara.
Kesadaran hukum yang tinggi di tengah masyarakat secara otomatis akan memperkuat kredibilitas Polri dalam menjalankan fungsinya.
KOMISI Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus, di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026)
MABES Polri bersama Jurnalis Trunojoyo menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim piatu dan kaum dhuafa di Masjid Al Ikhlas, Joglo, Jakarta Barat, Rabu (11/3).
Korlantas Polri memetakan jalur wisata dan pusat perbelanjaan sebagai klaster rawan kecelakaan menonjol selama masa libur Lebaran 2026
Hadirnya FIFA ASEAN Cup menjadikan 2026 sebagai tahun yang sibuk bagi negara-negara di Asia Tenggara. Pada tahun ini juga akan diselenggarakan Kejuaraan AFF.
Bagi ASEAN-5 yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Tailan, ekonomi Tiongkok lebih dari sekedar pasar eksternal, meainkan penentu fundamental stabilitas domestik.
Keberhasilan Novotel Suites Yogyakarta Malioboro meraih penghargaan ASEAN Green Hotel Standard menjadi pencapaian baru sekaligus bentuk validasi atas komitmen dan upaya berkelanjutan.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Pasar ASEAN memberikan kontribusi signifikan sebesar 36,5% dari seluruh kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada periode Januari–November 2025.
DI tengah upaya pemulihan dan penguatan pariwisata regional pasca-pandemi, kolaborasi lintas negara menjadi kunci untuk menggerakkan kembali sektor perjalanan di Asia Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved