Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pria yang mengaku sebagai anggota Polri langsung dihakimi warga di Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat. Saksi mata bernama Supri mengatakan pengadilan jalanan dipicu teriakan salah seorang pengemudi mobil Toyota Avanza.
Pengemudi mobil tersebut minta tolong sambil menyebut bahwa dirinya diperas polisi gadungan. Warga yang mendengar suara orang berteriak segera bergerak menuju lokasi dan melayangkan kepalan tinju.
"Untung anggota binmas (pembinaan masyarakat) yang bertugas di Kecamatan Cilodong lewat dan langsung membubarkan warga yang berkerumun, dilanjutkan membawa pria itu ke Polres Depok," kata Supri, Senin (19/8).
Warga lainnya, Supomo mengatakan polisi gadungan itu bukan warga Cilodong. "Kita tak kenal, kita kan warga Cilodong Kemungkinan sengaja datang dari tempat lain untuk mencari korban di sini," katanya.
Polisi gadungan itu, imbuh dia, sempat dilihat warga berkeliling dan duduk di dekat jembatan sebelum membidik target. Saat melihat korban melintas, pelaku langsung memberhentikan laju kendaraan dan mengaku sebagai polisi. "Modusnya itu mengaku polisi. Ia memberhentikan lalu mengatakan bahwa korban ini seolah-olah bersalah. Lalu diperas," ujarnya. (J-2)
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Proses hukum terhadap tersangka, yang merupakan oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS, harus dilakukan secara terbuka tanpa ada upaya menutupi fakta.
Ketidakjelasan justru berpotensi menimbulkan keresahan dan saling curiga di tengah masyarakat.
Polda Metro Jaya menetapkan delapan tersangka dalam kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi.
Pemalsuan terus terjadi karenai ijazah masih dijadikan syarat utama untuk mendapatkan pekerjaan dan gelar akademik telah menjadi simbol gengsi sosial.
Penelitian terbaru telah mengungkap fakta mengejutkan tentang sebuah fosil langka berusia 280 juta tahun yang sebelumnya dianggap menyimpan jaringan lunak yang terawetkan.
Hasil-hasil penyelidikan itu akan didalami untuk mengetahui ada atau tidaknya dugaan perbuatan yang melanggar hukum
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved