Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok mengakui saat ini dirinya sudah lebih siap jika diperintahkan untuk maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) Jakarta.
Namun, kesiapan Ahok itu belum dipertemukan dengan peluang yang dapat mengantarkannya maju ke Pilkada Jakarta.
"Kalau saya dikasih kesempatan menjadi gubernur Jakarta lagi, saya jauh lebih siap dan lebih baik daripada sebelumnya. Tapi ya, sulit kalau kondisi sekarang," ucap Ahok dalam diskusi 'Ask Ahok Anything (A3)' di Jakarta Pusat, Sabtu (21/6)
Baca juga : Faktor Kinerja Bisa Jadi Sikap Dominan Pemilih di Pilkada DKI Jakarta
Selain itu, Ahok juga menyampaikan terkait kondisi partainya, PDIP yang juga tidak bisa mengusung calon kepala daerah sendiri di Jakarta lantaran kurang enam kursi.
"Saya sulit maju Jakarta lagi, ini secara teori ya karena partai pendukung saya itu kemungkinan enggak dapat kerja sama untuk memajukan," ungkap Ahok.
Sebagai tindak lanjut serta menjaga eksistensi Ahok di panggung politik, dia berencana untuk terus mengaktifkan kanal diskusi di Youtube pribadinya.
Tampak jelang perhelatan pilkada 2024, Ahok makin aktif berpolitik. Dia membuat podcast A3. Dia juga aktif membahas berbagai isu perkotaan Jakarta. (Z-6)
Peneliti BRIN Siti Zuhro, yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan pembahasan pilkada tidak langsung tidak hanya berkaitan dengan mahalnya biaya politik.
Pelaksanaan Pilkada langsung masih diwarnai berbagai praktik curang, termasuk politik uang.
Selama korupsi kepala daerah hanya dipandang sebagai kasus sporadis tanpa menyentuh akar permasalahan, praktik lancung ini akan terus berulang.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
Pembaruan UU Pemilu merupakan mandat yang telah diberikan pimpinan DPR RI kepada Komisi II untuk dibahas secara mendalam.
DOSEN Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Mada Sukmajati menilai, argumen Pilkada melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung masih perlu didukung data ilmiah.
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebut kegiatan bermain golf yang dilakukannya saat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) sebagai hal yang lumrah.
Ahok menyatakan tidak pernah mendapat laporan mengenai hal tersebut. Ahok mengaku tidak mengenal Riza Chalid.
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyampaikan kesaksian keras dan emosional dalam sidang dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di PT Pertamina (Persero).
Menjawab pertanyaan jaksa, Ahok yang merupakan Komisaris utama Pertamina periode 2019-2024 mengaku belum bergabung dengan Pertamina.
Selain itu, Ahok mengaku tidak mengetahui soal penghitungan kerugian negara dalam perkara ini yang nilainya mencapai Rp285 triliun, sebagaimana tuduhan jaksa.
Ahok bersaksi di sidang korupsi migas Rp285 triliun. Ia menyebut lapangan golf sebagai tempat negosiasi bisnis yang paling sehat dan murah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved