Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 6 remaja diamankan oleh Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat di Jalan Kebon Jeruk Raya, Jakarta Barat, pada Minggu (2/6) sore tadi.
Dalam penangkapan tersebut, petugas juga berhasil menyita berbagai senjata tajam, termasuk golok dan cocor bebek.
Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M. Hari Agung Julianto, menjelaskan bahwa Tim 1 Patroli Perintis Presisi sedang melaksanakan patroli untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas)
Baca juga : Polisi Tangkap 5 Remaja Hendak Tawuran di Jakarta Selatan
Saat itu tim menerima informasi tentang sekelompok pemuda yang hendak melakukan tawuran sambil membawa senjata tajam di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Segera setelah menerima informasi tersebut, Tim Patroli Perintis Presisi langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di tempat, tim mendapati sekelompok anak muda yang sedang berkonvoi dengan kendaraan bermotor sambil menenteng senjata tajam," ujar Agung Julianto saat dikonfirmasi.
Dia menjelaskan, tanpa menunda waktu, Tim Patroli Perintis Presisi segera melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap para remaja tersebut.
Baca juga : Bawa Senjata untuk Tawuran, Tujuh Remaja di Sidoarjo Diamankan Polisi
Dalam proses penyisiran dan penggeledahan, petugas berhasil menemukan beberapa senjata tajam yang mereka bawa.
"Kami berhasil mengamankan 6 remaja beserta senjata tajam yang mereka bawa. Senjata tajam yang kami sita antara lain golok dan cocor bebek," tambah Agung Julianto.
Para remaja dan barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, untuk diproses lebih lanjut.
Baca juga : Bubarkan Tawur, Anggota Polres Metro Jaksel Luka Kena Senjata Tajam
Penangkapan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tawuran yang dapat membahayakan keselamatan warga setempat.
"Langkah cepat dan sigap Tim Patroli Perintis Presisi ini menunjukkan komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Barat. Kami akan terus melakukan patroli rutin untuk memastikan situasi yang kondusif dan aman bagi masyarakat," tegas AKBP M. Hari Agung Julianto.
Masyarakat diimbau untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing dan segera melaporkan ke pihak berwenang jika mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.
Situasi Jakarta Barat yang aman dan nyaman ini tidak terlepas dari kerjasama antara masyarakat dan aparat Kepolisian yang terus bersinergi demi terciptanya ketertiban dan keamanan di Jakarta Barat. (Z-8)
Pendekatan preventif melalui patroli intensif menjadi langkah strategis dalam menekan angka kejahatan jalanan.
Satpol PP DKI Jakarta bersama TNI dan Polri berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan serta bersiaga di titik-titik rawan tawuran
Sebanyak 17 remaja diamankan polisi setelah terlibat perang sarung di perbatasan Kota Solo dan Sukoharjo yang sempat meresahkan warga.
Pihak kepolisian mengimbau generasi muda di wilayah Bekasi agar tidak mudah terprovokasi melalui media sosial yang sering kali menjadi pemicu bentrokan fisik.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
POLRES Metro Jakarta Barat menangkap ujuh remaja bersenjata tajam yang hendak tawuran di Jalan Kemanggisan Pulo, Palmerah, Minggu (11/1) sekitar pukul 04.00 WIB.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved