Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WALI Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie melepas 393 Calon Jemaah Haji ( Calhaj) asal Tangerang Selatan menuju tanah suci. Pelepasan digelar di Islamic Center Baiturrahmi, Kamis (16/05)
"Yang berangkat hari ini dari Tangsel 393 calhaj dari 1.202 seluruh jemaah haji asal Tangerang Selatan. Ini merupakan kloter pertama, nanti tanggal 21 Mei, kita berangkatkan lagi," kata Benyamin didampingi jajaran Kemenag Tangsel.
Benyamin berpesan kepada seluruh calon jemaah haji agar menjadi tamu Allah yang baik, serta menjaga sikap serta kesehatan selama pelaksanaan ibadah.
Baca juga : Wacana Pembentukan Kota Tangteng Mencuat, Diharapkan Jadi Icon Baru
"Tugas menjadi tamu Allah, menjadi tamu yang baik . Berperilaku yang baik sebagai tamu Allah. Lalu yang dicari bukan gelar hajinya tetapi yang dicari rida Allah. Oleh karena itu dengan pembekalan yang sudah dilakukan, modal kesehatan yang dilakukan dan petugas-petugas yang disiapkan, mudah-mudahan semua proses ini bisa dilaksanakan dan menjadi haji yang mabrur," tukasnya.
Dikatakan pemberangkatan calon haji asal Tangsel di kloter pertama ini diikuti calhaj tertua berusia 88 tahun dan termuda 19 tahun.
"Yang tertua 88 tahun, alhamdulilah kondisinya sehat. Kemudian yang termuda, usia 19 tahun yakni wanita. Dan semua alhamdulilah dari pemeriksaan terakhir kesehatan dalam kondisi yang bugar, kondisi yang sangat baik," terangnya.
Baca juga : Pemkot Tangsel Kerahkan Berbagai Upaya Strategis untuk Atasi Sampah
Tak hanya pemeriksaan kesehatan sebelum pemberangkatan dari Tangsel. Pemkot juga melakukan pemeriksaan lanjutan setibanya calon jemaah haji di asrama Pondok Gede.
"Kami menyiapkan 12 petugas haji, terdiri dari tim pembina haji daerah, kemudian tim kesehatan haji daerah atau pembina haji daerah dibagi lagi menjadi pelayanan umum dan pembimbing haji," ujarnya.
Tak cukup pemeriksaan kesehatan, Pemkot Tangsel juga menyediakan bus pemberangkatan dan juga penjemputan jemaah haji .
Baca juga : Ekonomi Kreatif Jadi Kunci Pembangunan Daerah
"Di dalam bus, kita juga siapkan makanan untuk sarapan, snack seperti demikian. Selama di sana (Asrama Pondok Gede-Red.) petugas kesehatan melakukan pengecekan ulang terhadap seluruh jemaah. Mereka sudah standby, sudah bertugas tim kesehatan haji daerah ini, sejak kemarin hingga nanti di asrama haji, termasuk koper-kopernya," tandasnya.
Lebih lanjut, calon jemaah haji yang diberangkatkan tahun ini kata Benyamin, rata-rata melakukan pendaftaran di tahun 2012.
"Jadi kurang lebih 12 tahun lalu, mereka menanti keberangkatan. Oleh karena itu, momen ini menjadi sangat penting bagi mereka," tandasnya.
Perlu diketahui, jemaah haji Tangsel akan diberangkatkan dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni pada Kloter 13 JKG dengan jumlah 393 jemaah dan berangkat 16 Mei, Kloter 24 JKG dengan jumlah 393 jemaah dan berangkat pada 21 Mei.
Kemudian Kloter 45 JKG dengan jumlah 393 jamaah berangkat 31 Mei. Terakhir Kloter 64 JKG dengan jumlah 44 jamaah berangkat 7 Juni 2024.(Bay)
Data lapangan menunjukkan bahwa pada Jumat (16/1/2026), di Pos Ciputat dan Pasar Cimanggis, masih banyak warga yang tidak membawa identitas (KTP) saat terjaring.
Pemkot tidak akan mengambil langkah sepihak atau memaksakan kerja sama tanpa adanya kesepakatan bersama dengan wilayah terkait.
PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluncurkan Rencana Capaian 100 Hari Tim Percepatan Pengelolaan Sampah sebagai langkah darurat mengatasi keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.
Sistem pengelolaan sampah belum dirancang untuk menghadapi situasi darurat, padahal kota dengan kepadatan tinggi seperti Tangsel sangat rentan terhadap gangguan layanan dasar.
Penanganan dilakukan setelah warga melaporkan tumpukan sampah yang menggunung hingga mendekati atap bangunan pasar.
Yayang juga menyoroti kondisi TPA Cipeucang yang sudah melampaui kapasitas (overload) telah mengganggu aktivitas warga.
Selain kesehatan fisik, pemeriksaan tahun ini juga mencakup penilaian kesehatan mental dan kognitif untuk mendeteksi gejala demensia.
Direktur Jenderal Pelayanan Haji, Kementerian Haji dan Umrah, Ian Heryawan, mengatakan bahwa selama ini belum pernah terjadi pelunasan di tahap satu.
Kementerian Haji dan Umrah harus bekerja keras untuk mendongkrak percepatan pelunasan calon jemaah haji Indonesia yang saat ini tercatat baru 23,07 persen untuk jemaah haji reguler
sebagian besar jemaah haji melakukan pemeriksaan istitaah ke Puskesmas atau RS setelah mereka ditetapkan sebagai jemaah berhak lunas dari Kementerian Haji dan Umrah.
Kementerian Haji dan Umrah menyatakan bahwa sampai saat ini, pihaknya masih mendata calon jemaah haji yang sudah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih)
Kuota haji Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, untuk musim haji 2026 merosot tajam. Dari total 239 calon jemaah pada tahun sebelumnya, kini Majene hanya mendapat jatah 19 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved