Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DI Hari Raya Idul Fitri 1445, mayoritas komoditas pangan mengalami penurunan harga. Melansir panel harga pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada 10 April 2024 pukul 12.05, komoditas pangan yang mengalami penurunan harga di hari Lebaran ini antara lain bawang merah, bawang putih bonggol, cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging sapi murni, daging ayam ras, telur ayam ras, gula konsumsi, minyak goreng kemasan sederhana, ikan kembung, ikan tongkol, ikan bandeng dan tepung terigu kemasan (non-curah).
Harga bawang merah turun cukup signifikan di Rp4.220 dari harga kemarin menjadi Rp39.560 per kilogram, bawang putih bonggol turun sebesar Rp1.160 menjadi Rp42.340 per kilogram.
Untuk harga cabai merah keriting juga turun cukup signifikan di Rp4.500 menjadi Rp53.270 per kilogram, sedangkan harga cabai rawit merah turun drastis sebanyak Rp10.590 menjadi Rp47.710 per kilogram.
Baca juga : Masyarakat Diminta Jangan Panic Buying Jelang Lebaran
Sementara itu, daging sapi murni turun Rp5.480 menjadi Rp139.180 per kilogram, sedangkan harga daging ayam ras turun Rp1.940 menjadi Rp38.360 per kilogram.
Telur ayam ras juga ikut turun Rp20 menjadi Rp30.950 per kilogram diikuti gula konsumsi yang turun Rp60 menjadi Rp17.900 per kilogram serta minyak goreng kemasan sederhana yang turun Rp150 menjadi Rp17.760 per liter.
Di sisi lain, ikan kembung mengalami penurunan harga Rp990 menjadi Rp36.460 per kilogram, ikan tongkol pun demikian turun Rp660 menjadi Rp32.160 per kilogram.
Baca juga : Harga Sayuran di Bandung sudah Mulai Turun
Ikan bandeng juga mengalami penurunan Rp240 menjadi Rp33.320 per kilogram dan terakhir tepung terigu kemasan (non-curah) juga turun Rp380 menjadi Rp13.120 per kilogram.
Berikutnya, komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga antara lain beras premium, beras medium, kedelai biji kering (impor), tepung terigu (curah), minyak goreng curah, jagung pakan peternak dan garam halus beryodium.
Beras premium mengalami kenaikan harga di angka Rp210 dari harga kemarin menjadi Rp16.330 per kilogram, beras medium juga naik di angka Rp80 menjadi Rp14.040 per kilogram serta kedelai biji kering (impor) yang naik Rp470 menjadi Rp13.670 per kilogram.
Lalu tepung terigu (curah) naik di angka Rp170 menjadi Rp10.780 per kilogram diikuti dengan minyak goreng curah yang naik Rp70 menjadi Rp16.040 per liter serta jagung pakan peternak naik Rp310 menjadi Rp8.170 per kilogram. Terakhir, garam halus beryodium naik di Rp500 menjadi Rp12.120 per kilogram. (Fal)
Satgas Saber bertujuan menjamin pelaksanaan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Harga Eceran Tertinggi (HET), serta Harga Acuan Pembelian dan Penjualan (HAP)
Isu yang diangkat film Tunggu Aku Sukses Nanti merupakan refleksi dari apa yang sering dirasakan orang banyak ketika momen mudik atau silaturahmi berlangsung.
Musim puncak (peak season) pengiriman Ramadan dan Lebaran tahun 2026 jadi momen optimisme perusahaan jasa logistik.
Industri pariwisata Bali bersiap menghadapi lonjakan permintaan akomodasi pada Maret 2026 seiring berdekatannya Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Masyarakat yang melakukan pemesanan tiket kereta api pada 25 Januari 2026 sudah dapat merencanakan perjalanan untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026.
Pertemuan momen libur Lebaran dan musim sakura berisiko memicu keterbatasan kursi pesawat.
Harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp90.000 per kilogram. Beberapa hari sebelumnya, pedagang sempat menjual cabai rawit dengan harga Rp100.000 per kilogram.
Selain daging ayam, harga cabai merah dan daging sapi di Kota Medan juga tercatat mengalami kenaikan pada awal Februari.
Meskipun sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi, stok bahan pangan pokok di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
Kebutuhan bahan pokok merangkak mulai naik cabai merah dijual Rp88 ribu perkg, cabai rawit Rp72 ribu, cabai keriting Rp66 ribu, cabai japlak Rp87 ribu
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved