Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
POLISI menerjunkan 2.364 personel gabungan untuk mengamankan unjuk rasa yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat di depan Gedung DPR/MPR RI, kantor KPU, dan kantor Bawaslu hari ini.
"Dalam rangka pengamanan aksi hari ini di depan gedung DPR/MPR kami melibatkan personil gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, dan instansi lain. Di DPR/MPR melibatkan 1.087 personel, di Bawaslu melibatkan 507 personel, dan KPU melibatkan 770 personel," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro dalam keterangannya, Senin (18/3).
Untuk rekayasa lalu lintas, Susatyo mengatakan, nanti bersifat situasional tergantung kondisi di lapangan. Pengalihan arus lalu lintas pun akan diterapkan apabila diperlukan.
Baca juga : 1.197 Polisi Dikerahkan untuk Amankan Unjuk Rasa di KPU dan Bawaslu
"Kita lihat nanti jumlah massanya. Bila nanti massanya cukup banyak dan eskalasi meningkat, akan ada pengalihan arus lintas di DPR/MPR, Bawaslu, dan juga KPU," ujarnya.
Lebih lanjut, Susatyo meminta personel yang bertugas mengedepankan tindakan persuasif selama bertugas. Ia juga meminta massa yang akan hadir untuk menyampaikan aksi unjuk rasa sesuai aturan yang ada.
"Kami mengimbau kepada para korlap dan orator untuk melakukan orasi dengan santun dan tidak memprovokasi massa. Lakukan aksi unjuk rasa dengan damai, tidak memaksakan kehendak, tidak anarkis dan tidak merusak fasilitas umum. Hormati dan hargai pengguna jalan yang lain yang akan melintas," tuturnya. (Z-2)
Terletak strategis di jantung Jakarta Pusat, Holiday Inn Express Jakarta Wahid Hasyim menawarkan kenyamanan dan keamanan bagi para tamu yang mencari akomodasi praktis.
Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tujuh remaja yang diduga hendak tawuran di dua lokasi berbeda, yaitu di Kecamatan Senen dan Kemayoran dengan menyita sejumlah barang bukti.
Aksi pungli tersebut terjadi pada Kamis (24/7) sekitar pukul 03.00 WIB di kawasan Jalan MH Thamrin.
Hutama Karya bersama PT Bumi Karsa merampungkan pembangunan enam sekolah negeri di Jakarta Pusat untuk tahun ajaran 2025/2026.
SEORANG perempuan diduga menjadi korban penjambretan di sekitar Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Kejadian itu pun terekam oleh kamera seseorang dan beredar di media sosial.
SEORANG WNA Tiongkok mengambil alih mobil milik polisi saat petugas sedang menangani mobil WNA tersebut yang terlibat kecelakaan di Jakarta Pusat (Jakpus).
Massa tetap bertahan di jalan lingkar walau diberondong gas air mata. Sesekali mereka merangsek ke depan Mapolda ketika efek gas air mata sudah memudar.
Aparat di lapangan agar lebih persuasif dan humanis, serta tidak bertindak brutal dalam mengamankan warga
PP KAMMI menilai insiden pelindasan seorang peserta aksi oleh polisi menggunakan mobil taktiks Baracuda menambah panjang daftar tindakan represif aparat dalam menangani demonstrasi.
Total sebanyak 44 orang dibawa ke markas polisi setelah aksi berlangsung ricuh di depan Gedung DPRD Sumut.
Petugas kepolisian yang berjaga langsung menembakkan air untuk mengurai massa. Merespon halauan polisi, massa aksi kemudian membalas dengan melempari petugas dengan benda keras.
LBH Jakarta menegaskan aparat kepolisian harus menjamin kebebasan berekspresi dan tidak bersikap represif dalam menghadapi gelombang aksi massa dalam unjuk rasa di DPR dan wilayah Jakarta
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved