Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

7 Fakta Kasus Remaja Siram Air Keras di Cempaka Putih Jakarta Pusat

Media Indonesia
09/2/2026 22:55
7 Fakta Kasus Remaja Siram Air Keras di Cempaka Putih Jakarta Pusat
Ilustrasi.(freepik)

REMAJA menyiram air keras di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, viral di media sosial. Kepolisian telah mengamankan tiga pelaku. Dua diantaranya di bawah umur.

Berikut fakta-fakta remaja menyiram air keras ke teman pelajar di Cempaka Putih :

1. Waktu dan Lokasi Kejadian

Peristiwa remaja menyiramkan air keras ke temannya di Cempaka Putih terjadi Jumat sore, 6 Februari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Lokasi spesifik penyiraman berada di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat. Saat itu, kondisi jalanan cukup ramai dengan aktivitas warga dan pelajar yang baru saja pulang sekolah.

2. Aksi Dilakukan Secara Acak (Random)

 Berdasarkan keterangan Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, antara pelaku dan korban tidak saling mengenal dan tidak memiliki konflik sebelumnya. Pelaku menyiramkan air keras saat berpapasan. 

3. Kronologi Berdasarkan Rekaman CCTV

Dalam video yang beredar, terlihat tiga remaja berboncengan dalam satu sepeda motor sempat berhenti di pinggir jalan. Saat melihat tiga pelajar lain melintas dari arah berlawanan, salah satu pelaku langsung menyiramkan cairan dari botol plastik ke arah wajah dan tubuh korban, lalu segera melarikan diri.

4. Kondisi Korban yang Memprihatinkan

Akibat serangan mendadak tersebut, satu dari tiga pelajar yang menjadi korban mengalami luka bakar serius, terutama di bagian mata. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif sebelum akhirnya diperbolehkan rawat jalan di rumah.

5. Identitas Pelaku: Mayoritas di Bawah Umur

Polisi berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa satu pelaku sudah berusia dewasa (18 tahun), sementara dua lainnya masih berstatus anak di bawah umur. Ketiganya merupakan pelajar dari salah satu sekolah menengah di wilayah Jakarta Pusat.

6. Pelarian ke Tiga Kota Berbeda

Setelah aksi mereka viral, para pelaku sempat mencoba melarikan diri untuk menghindari kejaran petugas. Polisi mengungkapkan bahwa ketiga remaja tersebut diamankan dari lokasi yang berbeda-beda, yakni di Karawang, Cikarang, dan Depok. Penangkapan dilakukan secara persuasif dengan melibatkan orang tua masing-masing.

7. Penanganan Hukum oleh Unit PPA

Mengingat mayoritas pelaku masih di bawah umur, kasus ini kini ditangani secara khusus oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat. Polisi masih melakukan uji laboratorium terhadap sisa cairan untuk memastikan jenis zat kimia yang digunakan dalam aksi brutal tersebut.

(H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya