Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI akan melaksanakan patroli sepanjang bulan Ramadan 2024. Razia akan menyasar pedagang petasan dan minuman keras (miras).
"Pokoknya hal-hal yang kurang baik, itu pasti ada patroli. Yang mengganggu nilai daripada kesucian Ramadan pasti kita akan lakukan patroli," ujar Kepala Satpol PP DKI Arifin di Balai Kota DKI, Jumat (8/3).
Selain itu, patroli bakal dilakukan di sejumlah kampung. Hal ini untuk mengingatkan remaja untuk tidak melakukan tawuran.
Baca juga : Cegah Tawuran, Satpol PP Cegah akan Gandeng Tokoh Masyarakat dan Gencarkan Patroli
"Mengajak serta mengimbau seluruh warga dan masyarakat untuk mengisi bulan Ramadan itu dengan kegiatan yang punya nilai ibadah," jelasnya.
Patroli akan melibatkan sejumlah pihak. Mulai petugas kecamatan, kelurahan, dan kepolisian.
"Isi bulan Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat. Jangan dikotori dengan kegiatan tawuran," pungkasnya. (Medcom/Z-6)
Lokasi terjadinya pungli itu berada di simpang Jalan Kunir dan Jalan Kemukus.
Fokus utama petugas adalah area persimpangan jalan dan lampu lalu lintas (traffic light) yang kerap menjadi pusat kerumunan para pencari sumbangan.
Satpol PP Kota Denpasar kembali menggelar aksi penertiban intensif terhadap gelandangan, pengemis (gepeng), pengamen, hingga badut yang kerap beroperasi di persimpangan jalan.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta memastikan tidak ada penyelenggaraan perayaan Tahun Baru 2026 yang menampilkan kembang api, baik oleh instansi pemerintah maupun swasta.
Jika masih ada pihak swasta yang tak mengindahkan larangan tersebut, Satpol PP akan langsung meminta pelaksanaan peluncuran kembang api disetop.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta menertibkan 16 reklame yang dinilai membahayakan keselamatan warga.
Bangunan hancur akibat ledakan di Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Suasana jalan dipenuhi kepulan gas air mata, sementara aparat masih melakukan penjagaan ketat untuk mengendalikan massa yang belum sepenuhnya bubar.
Insiden itu berawal terjadi ketika IR dan IG membawa sisa petasan yang berukuran 8 kilogram yang belum diledakkan pada malam Hari Raya Idul Fitri.
Ledakan terjadi saat penghuni rumah istirahat sambil merokok tidak jauh dari tempat dia meracik petasan.
SEORANG bocah berinisial RFA,12, warga Jetis, Caturharjo, Sleman, hari Sabtu (15/3) pagi dilarikan ke RSA UGM setelah mengalami luka-luka akibat ledakan petasan.
Kebakaran yang menghanguskan 30 rumah di Jalan Tegal Amba, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Jumat (1/3) sore, diduga akibat petasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved