Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS kematian anak Tamara Tyasmara, Dante,6, yang diduga ditenggelamkan tersangka Yudha Arfandi di kolam renang kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur masih akan terus didalami. Polisi akan menggandeng ahli poligraf untuk mengusut kasus tersebut.
Tes poligraf adalah salah satu tes untuk menguji kebohongan yang kerap digunakan dalam pemeriksaan suatu kasus tindak pidana.
"Dalam waktu dekat akan dilakukan pemeriksaan ahli poligraf dan kriminologi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (29/2).
Baca juga : Polisi Sebut Tersangka Pembunuh Dante Sempat Bantah Bukti CCTV Kolam Renang
Ade Ary mengatakan, ahli poligraf dilibatkan untuk mendalami kesaksian para pihak yang terlibat. Diharapkan, langkah tersebut bisa membuat terang perkara yang tengah diusut oleh kepolisian.
"Ini berdasarkan pertimbangan penyidik untuk kepentingan pembuktian atas sebuah peristiwa pidana yang sedang disidik. Atas pertimbangan itulah penyidik mempertimbangkan memerlukan keterangan ahli A, B, dan sebagainya guna utuh ceritanya, peristiwa yang didalami utuh," ujarnya.
Dalam rekonstruksi Rabu (28/2), yang digelar di kolam renang tempat Yudha menenggelamkan Dante, Yudha sempat membantah coba mencari tahu apakah ada kamera pengawas atau CCTV di kolam renang di kawasan Jakarta Timur itu.
"Pada saat adegan 13, menuju ke kolam renang, ada satu adegan di mana tersangka ini tidak mengakui bahwa telah mengakses CCTV melalui browsing internet untuk mengetahui ada tidaknya CCTV di lokasi kolam renang," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra.
Baca juga : Ini CCTV Detik-detik Kematian Anak Tamara Tyasmara, Tersangka YA Diduga Kuat Tenggelamkan Dante
Namun, sanggahan Yudha bisa dimentahkan dengan mudah. Pasalnya, polisi menemukan ada histori pencarian di ponsel milik Yudha sebelum kejadian penenggelaman Dante.
"Padahal pada kenyataannya, si tersangka mengakses atau mem-browsing, mencari CCTV di kolam renang sana. Ini bisa kita buktikan dengan analisis digital forensic kita, yang mana pada adegan ke-13 jam 15.00 WIB tersangka YA mem-browsing dan mengakses CCTV kolam renang," jelasnya.
Rekonstruksi kematian Dante yang digelar pada Rabu (28/2), memperagakan 115 adegan oleh tersangka Yudha Arfandi dalam rekonstruksi tersebut.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan, dari 115 adegan, 13 adegan di antaranya dilakukan di lobi Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang dianggap sebagai rumah tersangka Yudha. Lalu, 102 adegan lainnya dilakukan di Taman Air Tirtamas Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Baca juga : Polisi Gelar Rekonstruksi Kematian Anak Tamara Tyasmara Besok
"Jadi total adegan yang kita laksanakan sebanyak 115 adegan. Dalam pelaksanaan rekonstruksi dihadiri tim jaksa penuntut umum, Kejati DKI Jakarta, dengan menghadirkan tim penyidik harapannya memberikan gambaran kronologis peristiwa yang terjadi," kata Wira kepada wartawan, Rabu (28/2).
Adapun, dalam proses penyidikan total saksi yang sudah diperiksa hingga kini telah mencapai 29 orang.
"Total 29 saksi sudah kita periksa. Kemudian kita juga memeriksa pemeriksaan saksi ahli 9 orang, dan pemeriksaan tersangka," ucapnya.
Wira mengatakan, kedepannya ia akan lalukan pemberkasan dan juga melakukan pendalaman untuk pemeriksaan lanjutan. Ia berharap, dengan adanya rekonstruksi ini kasus tersebut dapat tertuntaskan.
"Besar harapan kami kasus ini bisa diselesaikan dengan tuntas," ujarnya. (Z-4)
Pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan ini telah direncanakan secara matang.
KEPOLISIAN Sektor Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus perang kelompok yang merenggut nyawa seorang warga saat berusaha melerai.
Saif al-Islam Gaddafi, putra paling berpengaruh dari Muammar Gaddafi, dilaporkan tewas di Zintan. Simak profil dan perjalanan politiknya dari calon pemimpin hingga buronan ICC.
Seif al-Islam Kadhafi, putra mantan pemimpin Libya, tewas dalam serangan di kediamannya.
Saif al-Islam Gaddafi, putra mantan pemimpin Libia Muammar Gaddafi, dilaporkan tewas tertembak.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Kepolisian Daerah Jawa Barat hari ini dijadwalkan melakukan tes poligraf atau tes kebohongan terhadap tersangka Pegi Setiawan alias Perong
Kuat Ma'ruf, terindikasi berbohong ketika mengatakan tidak melihat Ferdy Sambo menembak Brigadir J saat menjalani uji kebohongan.
"Sesuai jurnal yang dikeluarkan Asosiasi Poligraf Amerika, untuk teknik yang kita gunakan, yaitu Tahiat City, memiliki keakuratan diatas 93%,"
Lalu tahukah kamu apa itu lie detector dan fungsinya? Nah untuk menjawab pertanyaan itu, berikut penjelasan yang telah dirangkum dalam berbagai sumber.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved