Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi NasDem, Anggiat Sihotang, mendesak Pemerintah Kota Tangerang agar segera merealisasikan komitmennya merelokasi Pedagang Pasar Anyar ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan di Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, Banten.
Tujuannya, supaya revitalisasi Pasar Anyar yang merupakan program pembangunan nasional segera terealisasi.
"Ya kalau memang sudah terjadi kesepakatan antara pedagang dan Pemkot, relokasi tersebut harus segera direalisasikan," kata Wakil Ketua Komisi III yang membidangi keuangan dan perekonomian, Jumat (2/2)
Baca juga : Pedagang Pasar Anyar Harap Relokasi ke Pasar Mambo Terealisasi
Jangan sampai, katanya, apa yang sudah menjadi policy pemerintah di hadapan para pedagang berubah.
Sebab policy itu keluar, biasanya sudah matang dan sudah dibahas dengan sejumlah dinas terkait, diantaranya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM.
"Relokasi ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan ini harus segera direalisasikan," tandasnya.
Baca juga : Pedagang Pasar Anyar Tangerang Tolak Relokasi
Supaya kata Anggiat tidak menimbulkan keresahan dan konflik berkepanjangan.
Sebab, lanjut Anggiat, tertundanya revitalisasi Pasar Anyar yang anggarannya dari pemerintah pusat (Kementerian PUPR) sebesar Rp140 miliar itu, terjadi sejak tahun 2023 lalu.
Hal itu terjadi lantaran tidak ada kecocokan relokasi antara pedagang dan Pemkot Tangerang.
Baca juga : Sinar Mas Land Ajak Warga Mengolah Sampah Menjadi Produk Berguna
Seperti diketahui, dari 578 Pedagang Pasar Anyar, 563 diantaranya tetap bertahan.
Mereka berharap, Pemkot Tangerang memenuhi janjinya relokasi ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar.
"Sampai kapanpun kami akan bertahan," kata Wakil Ketua Paguyuban Pasar Anyar, Gufron Sulaiman.
Baca juga : Pedagang Pasar Anyar Turun ke Jalan Tolak Relokasi
Sebab, Ucap diA, berdasarkan kesepakatan yang disampaikan oleh pemkot Tangerang, dalam hal ini Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang (Nurdin) pada Tanggal 25 Januari 2024 lalu di Aula Kecamatan Kota Tangerang, akan menempatkan pedagang di lokasi tersebut, bukan lagi di Plaza Shinta dan Mal Metropolis yang jauh dan sepi pembeli. Baik itu pedagang basah maupun kering. (Z-8)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat langkah antisipasi cuaca ekstrem dengan membangun koridor pengendalian hujan dari Perairan Selat Sunda hingga Kabupaten Tangerang
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Darurat sampah Tengerang dan Tangsel disebut pengamat sebagai bukti dari kegagalan tata kota dan pengelolaan sampah dalam jangka panjang.
AKTIVIS Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Muhammad Aminullah menilai kondisi darurat sampah Tangerang bukan peristiwa mendadak, melainkan akumulasi kelalaian tata kelola.
BPBD Kabupaten Tangerang melaporkan 6 rumah rusak dan 28 warga terdampak longsor di Desa Carenang akibat pergeseran tanah.
Aksi curanmor di Buaran Indah, Tangerang kian nekat. Pelaku lepaskan tembakan dan todongkan senpi ke pemilik motor saat kepergok.
Prasasti Muara Cianten, yang merupakan peninggalan Kerajaan Tarumanegara, dipindahkan dari lokasi asalnya di tepi Sungai Cisadane, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Kami melihat ada beberapa rumah masyarakat yang telah rusak dan tidak layak huni karena tersapu aliran Batang Baiang.Segera kami relokasi ke tempat yang aman,"
Melalui dialog yang terbuka dan transparan tersebut, sejumlah kesepahaman berhasil dicapai antara warga dan Pemkot Jakarta Selatan, antara lain penyediaan hunian relokasi.
MEMASUKI hari keenam, pencarian terhadap 7 korban yang masih tertimbun di Cilacap, Jawa Tengah belum membuahkan hasil meskipun alat berat telah dikerahkan. Pemkab siapkan relokasi
PEMERINTAH provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan dana Rp400 miliar untuk melakukan relokasi warga dua dusun korban longsor Cilacap, Jawa Tengah.
Warga yang direlokasi berasal 2.209 keluarga. Mereka akan menempati lahan seluas 130 hektare.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved