Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH Sakit (RS) Polri Kramat Jati mengungkap kondisi Panca (41), ayah yang diduga melakukan pembunuhan terhadap keempat anaknya di sebuah kontrakan kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan kini sudah membaik dan bisa diperiksa oleh penyidik kepolisian.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto mengatakan, kondisi Panca saat ini sudah berangsur-angsur membaik dan penyidik baru melakukan pemeriksaan pendahuluan.
"Jadi hari ini kondisi fisiknya ya berangsur-angsur membaik. Mulai tadi malam baru ada pemeriksaan pendahuluan, jadi belum diperiksa secara tuntas," kata Hariyanto kepada wartawan, Jumat (8/12).
Baca juga : Pengamat Sebut Kasus Kematian 4 Anak di Jaksel Diduga Ada Unsur Permasalahan Ekonomi
Diketahui, kondisi kesehatan Panca sempat memburuk saat pertama kali ditemukan tergeletak di kamar mandi pada Rabu (6/12) lalu. Panca diduga ingin melakukan percobaan bunuh diri setelah dirinya diduga membunuh keempat anaknya.
Hariyanto mengatakan, Panca dimintai keterangan menyesuaikan kesehatan tubuh. Pengobatan terhadap luka-luka fisiknya juga sambil dilakukan.
Baca juga : RS Polri: Empat Bocah Tewas 3-5 Hari Lalu di saat Bersamaan
Sementara, untuk pemeriksaan kejiwaan Panca juga sudah dilakukan. Tetapi, Hariyanto tidak bisa mengungkap hasilnya untuk sementara waktu.
"Jadi sejak pertama sudah dimintakan juga pemeriksaan visum psikiatrikum dan visum perlukaan dari pelaku," ujarnya.
Lebih lanjut, Ia mengatakan saat ini Panca juga sudah bisa berbicara dengan lancar. Tetapi tidak menjelaskan menyeluruh soal kasus kematian anaknya.
"Jadi nanti bertahap lah. Kita perbaiki fisiknya," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Empat anak ditemukan tewas dalam kamar suatu rumah di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku diduga orangtua sendiri.
"Betul, empat orang (korban). Ada empat orang penemuan mayat di dalam kamar," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Bintoro saat dikonfirmasi, Rabu (6/12)
Bintoro mengatakan pelaku diduga orangtua empat bocah yang ditemukan tewas tersebut. Pelaku disebut sempat mencoba bunuh diri. Namun, berhasil digagalkan dan saat ini tengah dirawat di rumah sakit.
"Sementara orangtua sendiri. Sementara masih dugaan (korban) anaknya (pelaku). Orangtua yang diduga sebagai pelaku mencoba bunuh diri juga, tetapi saat ini masih bisa selamat dan dirawat di RS," ujar Bintoro. (Z-5)
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
para ayah dari siswa SDN Pondok Bambu 11 dan SMAN 61 Jakarta tampak menunggu giliran berkonsultasi dengan wali kelas
Pelajari dampak mendalam Gerakan Ayah Mengambil Rapor bagi anak, psikologi, dan keluarga. Dapatkan tips praktis untuk ayah dan sekolah.
Dampak ketidakhadiran ayah juga dapat terlihat dalam dunia pendidikan dan pergaulan.
Keluarga merupakan unit sosial terkecil yang perannya strategis dalam membangun karakter dan kualitas generasi masa depan.
Ia berharap program serupa dapat terus diperluas, bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi terintegrasi dalam perencanaan dan penganggaran daerah.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved