Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI mengamankan lima orang remaja yang diduga akan melakukan tawuran di Jalan RA Kartini, Jakarta Pusat, Minggu (18/6) malam.
Kapolsek Sawah Besar AKP Dhanar Dhono Vernandhie mengatakan pihaknya mengamankan lima remaja dengan inisial RF 16, MD 16, RD 15, AS 18, dan RA 18. Dari tangan mereka juga turut diamankan sejumlah barang bukti senjata tajam.
Dhanar menyebutkan penangkapan tersebut bermula saat ia bersama dengan anggota sedang melakukan patroli di wilayahnya. Ketika melewati Jalan Kartini Raya, ia melihat ada sekelompok laki-laki keluar dari Jalan Kartini XIII.
Baca juga : Dinas Kebudayaan DIY Cek Kondisi Museum Dewantara Kirti Griya Usai Tawuran PSHT dengan Brajamusti
"Karena diduga akan melakukan kegiatan aksi tawuran warga, anggota Polsek yang sedang berpatroli tersebut menghampiri sekelompok orang laki-laki tersebut," kata Dhanar, Minggu (18/6).
Saat mengetahui pihak kepolisian datang, para pelaku tawuran pun sempat melarikan diri. Dhanar pun lalu melakukan penyisiran dan menemukan senjata tajam sebanyak empat clurit dan satu pedang.
Baca juga : Carok Massal Antardesa, Dikabarkan Satu Tewas
"Anggota Polsek Sawah Besar mengejar sekelompok laki-laki tersebut dan dapat diamankan," sebutnya.
Saat ini, dijelaskan Dhanar, lima orang pelaku diamankan beserta barang bukti ke Polsek Sawah Besar.
"Kelima orang laki-laki serta barang bukti yang ditemukan dibawa ke Polsek Sawah Besar, untuk dimintai keterangan lebih lanjut," jelas dia.
Lebih lanjut, Dhanar menambahkan, pihaknya kembali menangkap satu orang lagi dari peristiwa itu. Akan tetapi, ia masih belum dapat merinci soal identitas pelaku tersebut.
"Ada lima orang awalnya, tetapi saya dapat laporan nambah satu lagi," ujarnya.
Ia melanjutkan, sedang mendalami motif adanya kejadian ini. Bahkan katanya, remaja yang ditangkap bukan dari Sawah Besar.
"Kami masih mendalami motifnya apa karena ada anak luar sampai ke daerah Sawah Besar," ujar Dhanar. (Z-5)
Kehadiran aparat di lapangan bertujuan utama untuk memberikan pelayanan bagi massa aksi.
POLISI akan segera melakukan gelar perkara kasus kebakaran Terra Drone, di Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa 9 Desember 2025.
RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur mengidentifikasi tujuh jenazah korban kebakaran Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat. Identifikasi itu berdasarkan pencocokan data antemortem.
Seluruh pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat
Barang bukti yang disita itu terdiri dari 12 kg sabu, sebuah truk pengangkut buah jeruk, dan dua jerigen warna biru.
WALI Kota Jakarta Pusat, Arifin, secara resmi menutup kegiatan Outfest 2025 yang diselenggarakan oleh Forum Alumni Sispala Jakarta (FASTA) di Senayan Park, Jakarta Pusat, Minggu (5/10).
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
Jasad korban ditemukan oleh petugas gabungan di Kali Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (18/1) sore.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved