Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA RT 15 RW 06, Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, berinisial EM ditangkap Satuan Narkoba Polsek Johar Baru, Jakarta Pusat bersama dua rekannya AS dan IS di Jalan Kali Baru Timur Raya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
"Ada oknum Ketua RT 15 di RW 06 Kelurahan Bungur kita amankan karena mengedarkan narkoba jenis sabu dengan inisial EM," ucap Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Komarudin saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Komarudin mengatakan penangkapan itu berawal adanya laporan dari masyarakat. Pelaku inisial EM ditangkap dengan barang bukti 11 paket klip kecil yang berisikan kristal putih diduga sabu.
Baca juga: Balita 3 Tahun Dikasih Minuman Sabu, Dua Hari Tidak Makan dan Tidur
"Berat total 4.04 gram dari tangan EM. Pelaku ditangkap saat tengah mengantarkan paket sabu kepada IS dan AS sebagai pemakai," terangnya.
Di tempat terpisah, Lurah Bungur, Rahman membenarkan jika ketua RT 15 RW 06, Elvan Munajat, Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen ditangkap Satuan Narkoba Polsek Johar Baru, Jakarta Pusat bersama dua rekannya Ahmad Sahri, Ismail di Jalan Kali Baru Timur Raya, dekat Posyandu RW 06.
Baca juga: Operasi Laut Interdiksi Terpadu 2023 Gagalkan Peredaran 130,97 Kg Sabu
"Iya benar ketua RT 15 di Kelurahan Bungur ditangkap. Infonya ada tiga orang, satu diantaranya ketua RT 15, Elvan Munajat," ucap Lurah Bungur, Rahman.
Rahman mengatakan pihaknya sudah mendapat kabar jika di wilayahnya ada tiga orang yang ditangkap satu diantaranya ketua RT 15. Diketahui bahwa ketua RT 15 itu baru saja menjabat setelah dikukuhkan pada tahun 2023.
"Ketua RT itu baru saja menjabat untuk menjadi ketua RT hingga 5 tahun ke depan," terangnya. (Z-10)
KEPOLISIAN Daerah Jawa Tengah mengonfirmasi terjadinya insiden perlawanan bersenjata saat Tim Satresnarkoba Polres Pekalongan melakukan penangkapan pengedar psikotropika.
SEORANG pegawai honorer berinisial MS, 22, ditangkap polisi setelah nekat jadi pengedar pil ekstasi. Aksi MS terbongkar saat dia bertransaksi di Jalan Pahlawan, Deli Serdang.
DUA pria di Kabupaten Aceh Timur, Aceh, yang terlibat dalam sindikat penyelundupan narkoba ditangkap Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Ditpidnarkoba) Bareskrim Polri.
Penangkapan tersangka berinisial NA (56) itu berlangsung di Jalan Lekatu, Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Kamis (12/6) sekitar pukul 11.00 WITA.
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan Indonesia harus menjadi killing ground bagi bandar dan jaringan narkoba.
BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dalam periode April hingga Mei 2025 telah berhasil mengamankan 21 tersangka pengedar Narkoba di seluruh Bali.
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved