Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA mengatasi terjadinya genangan saat musim penghujan, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Jakarta Selatan membangun tiga waduk di lokasi yang berbeda.
Kepala Seksi Pembangunan dan Peningkatan Drainase Sudin SDA Jakarta Selatan Horas Yosua menjelaskan dari tiga waduk tersebut, dua di antaranya sudah mulai tahap pembangunan dan satu baru akan masuk tahap lelang.
Waduk yang akan dibangun dan sedang masuk tahap lelang, jelas Yosua, berada di wilayah Kelurahan Jagakarsa. Luas waduk yang akan dibangun ini mencapai 8.276 meter persegi.
Baca juga: Normalisasi Kali Ciliwung Terkendala Administrasi Lahan
"Rencananya akan dibangun dengan kedalaman sekitar 4,8 meter," kata Yosua, Senin (22/5).
Sementara, dua waduk yang sedang tahap pembangunan masing-masing berada di Kelurahan Pasar Minggu dan Srengseng Sawah.
Di Kelurahan Pasar Minggu, ungkap Yosua, sedang dibangun Waduk Rawa Minyak seluas 4.488 meter persegi dengan kedalaman enam meter di kawasan RT 13 dan RT 14, RW 06.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelajar SMP yang Mau Tawuran di Jakarta Barat
"Pembangunan dimulai pada awal Mei ini dan targetnya dalam waktu empat bulan akan rampung," ujar Yosua.
Untuk wilayah Kelurahan Srengseng Sawah, dibangun Waduk Lapangan Merah seluas 4.016 meter persegi dengan kedalaman 4 meter. "Pembangunan waduk ini baru dimulai pekan kemarin," ungkapnya. (Put)
Hingga Minggu sore, 47 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan di Jakarta belum terbebas dari genangan akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam.
Hingga Selasa (13/1) pagi, titik genangan yang sebelumnya sempat meluas kini berangsur surut dan menyisakan 28 Rukun Tetangga (RT) serta enam ruas jalan.
Beberapa daerah di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu masih terendam banjir rob pada Kamis malam, meskipun situasi genangan mulai menurun di sejumlah lokasi.
Sejumlah kawasan di Jakarta Barat, seperti Pesing Poglar dan Jelambar Baru, terimbas banjir rob akibat meluapnya air laut.
Pemprov DKI telah menyiagakan pompa stasioner dan pompa mobile agar dapat bekerja maksimal dalam menghadapi kemungkinan genangan.
Dalam tiga hari ke depan, mulai Rabu (31/7), tinggi gelombang laut terutama di perairan selatan Bali berpotensi mencapai 3 meter.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved