Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA daerah di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu masih terendam banjir rob pada Kamis malam, meskipun situasi genangan mulai menurun di sejumlah lokasi.
“Kami mencatat hingga pukul 19.00 WIB, terdapat enam RT dan satu ruas jalan yang masih dilanda banjir rob,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, dilansir dari Antara, Kamis (4/12) malam.
Tiga RT di Jakarta Utara masih mengalami genangan air akibat banjir rob. Satu RT di Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, terendam dengan ketinggian air mencapai 10 sentimeter (cm). Dua RT lainnya di Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, juga terendam air dengan kedalaman serupa.
Di Kabupaten Kepulauan Seribu, tiga RT di Kelurahan Pulau Pari masih dilanda banjir rob dengan kedalaman air antara 10 cm hingga 20 cm.
Meskipun demikian, sejumlah wilayah yang terdampak banjir rob pada siang hari, seperti di Kelurahan Marunda, Kelurahan Pluit, dan Kelurahan Pulau Harapan, telah mengalami surut pada malam hari setelah sebelumnya terendam di 10 RT.
BPBD DKI Jakarta terus memantau situasi genangan di wilayah-wilayah terdampak, berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk penyedotan air. Selain itu, BPBD juga memastikan agar saluran drainase berfungsi optimal, bekerja sama dengan lurah dan camat setempat, serta menyiapkan bantuan bagi warga yang terdampak.
“Penyedotan genangan air ditargetkan dapat dilakukan secepatnya,” lanjut Yohan.
BPBD DKI Jakarta juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan air lebih lanjut, dan menghubungi nomor darurat 112 jika membutuhkan bantuan. Layanan ini tersedia 24 jam tanpa biaya.
Sebelumnya, Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok mengeluarkan peringatan dini terkait banjir rob yang diprediksi terjadi antara 1 hingga 10 Desember 2025. Fenomena ini dipicu oleh pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase Bulan Purnama dan Perigee (Supermoon), yang dapat meningkatkan potensi terjadinya banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir masih merendam sejumlah wilayah di Ibu Kota hingga Kamis sore.
Hingga Minggu sore, 47 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan di Jakarta belum terbebas dari genangan akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam.
Hingga Selasa (13/1) pagi, titik genangan yang sebelumnya sempat meluas kini berangsur surut dan menyisakan 28 Rukun Tetangga (RT) serta enam ruas jalan.
Sejumlah kawasan di Jakarta Barat, seperti Pesing Poglar dan Jelambar Baru, terimbas banjir rob akibat meluapnya air laut.
Upaya ini diperkuat dengan pengerahan 1.109 personel gabungan dalam Apel Siaga Kamtibmas Forkopimko.
Dugaan kuat motif tindakan mengakhiri hidup ini berkaitan dengan tekanan finansial.
Dua pria tewas dalam tabrak lari di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara. Polisi masih memburu pengemudi kendaraan yang melarikan diri.
Petugas Damkar Jakarta Utara padamkan kebakaran bak air PAM Jaya di Pluit akibat pengelasan filter air. Api berhasil dikendalikan dalam 30 menit.
Keduanya diduga terseret arus ke bagian tengah waduk yang lebih dalam.
Polisi mengungkap kasus pembunuhan berencana satu keluarga yang tewas akibat racun di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved