Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Banjir Rob Menggenangi Sejumlah Area di Jakarta Barat

 Gana Buana
04/12/2025 21:44
Banjir Rob Menggenangi Sejumlah Area di Jakarta Barat
Banjir Rob: Sejumlah kendaraan roda dua melintasi banjir rob yang menggenangi Jalan RE Martadinata, Tanjung Priok.(MI/Usman Iskandar)

SEJUMLAH kawasan di Jakarta Barat, seperti Pesing Poglar dan Jelambar Baru, terimbas banjir rob akibat meluapnya air laut. Menanggapi hal ini, Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat mengambil langkah cepat dengan menutup bocoran pada turap (sheetpile) yang menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan.

Kepala Sudin SDA Jakarta Barat, Purwanti Suryandari, mengungkapkan bahwa salah satu kendala yang dihadapi adalah adanya kebocoran pada struktur sheetpile yang mengarah pada keluarnya air ke jalan maupun saluran air. "Saat banjir rob terjadi, air laut meluap dan mengalir ke daratan," jelasnya dilansir dari Antara, Kamis (4/12).

Untuk sementara, timnya melakukan penanganan darurat dengan memasang tanggul yang terbuat dari karung pasir di lokasi-lokasi terdampak. "Kami juga memberikan tanda agar masyarakat dapat lebih waspada," tambah Purwanti.

Menurut Purwanti, puncak dari banjir rob diperkirakan akan terjadi pada Sabtu (6/12), dan diprediksi akan berdampak di wilayah Jakarta Barat. "Diperkirakan puncaknya akan terjadi besok, pada tanggal 6 Desember," ujarnya.

Setelah kondisi banjir mereda, Sudin SDA berencana untuk menutup bocoran pada turap secara permanen, menggantikan penanganan sementara yang menggunakan karung pasir. "Setelah air rob surut, kami akan melakukan pengecoran pada kebocoran sheetpile tersebut," tambahnya.

Di sisi lain, wilayah Jelambar Baru juga mengalami dampak signifikan akibat banjir rob. Camat Grogol Petamburan, Raditian Ramajaya, menjelaskan bahwa genangan air telah merendam kawasan permukiman di RW 06 dan 07, Kelurahan Jelambar Baru, sejak pukul 08.00 WIB.

"Penyebabnya adalah hujan deras dan pasang air laut dari Kali Angke serta Grogol," ungkapnya.

Genangan air semula mencapai ketinggian 10 cm, namun saat ini sudah setinggi mata kaki orang dewasa. Sebagai solusi, pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Sudin SDA Jakarta Barat untuk mengatasi genangan dengan mengerahkan pompa bergerak (mobile). "Pompa dengan kapasitas 500 liter per detik digunakan untuk menyedot air di wilayah tersebut," jelas Camat Raditian. (Ant/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik