Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WILAYAH utara Jakarta berbatasan langsung dengan laut dan identik dengan masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan.
Tak hanya ikan, berbagai komoditas tangkapan laut ditangkap oleh nelayan, salah satunya adalah kerang hijau yang menjadi andalan mata pencaharian masyarakat Kampung Nelayan, Clincing Jakarta Utara.
Kampung Nelayan Cilincing punya sentra pengupas kulit kerang yang terkenal dan unik dalam mengolah kerang yang kaya manfaat tersebut. Salah satu yang dimanfaatkan adalah dengan mengolahnya sebagai kerupuk kijing, yang selama ini menjadi cemilan khas daerah setempat.
Baca juga : Kiyai Muda Jatim Gelar Pelatihan Budidaya Ikan Air Tawar di Kabupaten Tuban
Untuk itu, dalam rangka memanfaatkan potensi dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, sukarelawan Orang Muda Ganjar (OMG) memberikan 'Pelatihan UMKM Pembuatan Kerupuk Kijing' kepada masyarakat Kampung Kerang, Clincing, Jakarta Utara, Jum'at (12/5).
"Kami membangkitkan UMKM yang paling ikonik di tempat ini, yaitu kerupuk kerang ijo. Mayoritas warga di sini adalah pengupas kerang ijo, jadi kami membuat inovasi kerupuk kerang ijo," ujar Wakil Koordinator Wilayah OMG DKI Jakarta Widodo.
Baca juga : Angka Pengangguran dan Kemiskinan Jawa Tengah Turun Dibawah Kepemimpinan Ganjar
OMG memberikan pelatihan dasar seputar proses produksi kerupuk kerang ijo yang meliputi bahan baku dan cara pengolahan untuk mendapatkan cita rasa yang lezat.
"Tahap pertama kami memberikan ilmu agar para peserta paham mengenai bahan baku bumbu yang dibutuhkan dan potensi lainnya seputar penjualan kerang ijo," tambahnya.
Widodo menjelaskan terkait dengan potensi pengembangan dari kerupuk kijing tersebut. Pasalnya, dengan keunikan dan rasa kerang yang khas, Widodo yakin produk turunan tersebut bisa diterima dan dinikmati masyarakat, sehingga bisa menjadikan wilayah tersebut menjadi sentra kerupuk kijing di Indonesia.
"Potensi pasti ada karena memang permintaannya sudah ada, yang kami perlukan saat ini adalah inovasi dalam pengemasan dan perluasan pemasarannya aja," lanjut Widodo.
Ke depan, OMG akan memberikan pelatihan pemasaran lanjutan dan menyediakan sarana pemasaran untuk mempermudah masyarakat setempat dalam memgimplementasikan pemasaran hasil produksi tersebut.
"Kegiatan lanjutannya tentu kami akan memfasilitasi pemasarannya, seperti membuat akun ecommerce untuk memasarakan produk tersebut secara online maupun konvensional, serta menciptakan diversifikasi produk yang akan dipasarkan," jelasnya.
Dengan demikian, Widodo berharap kegiatan tersebut bisa memberikan dampak positif terhadap kemajuan wilayah setempat, serta memberikan program yang selama ini sudah dijalankan oleh Ganjar Pranowo dalam hal mendorong UMKM di wilayah tersebut.
"Tentu kami berharap bisa diterima sebagai entitas di warga Kampung Kerang. Kemudian, kita juga berharap para masyarakat dapat menerima dengan baik kedatangan kami sebagai kepanjangan tangan dalam menanamkan nilai-nilai Ganjar Pranowo khususnya di bidang UMKM," ujar dia. (RO/Z-5)
Penelitian terbaru terhadap 100.000 orang mengungkap konsumsi pengawet makanan olahan dapat meningkatkan risiko diabetes hingga 47%. Simak penjelasannya.
Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) diimbau untuk tidak lagi menggunakan makanan olahan buatan pabrik dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Studi menyebut aktivitas fisik mampu menekan perilaku mirip depresi yang dipicu oleh kegemaran makan junk food dengan tinggi lemak dan gula
Diet tinggi gula tambahan, minuman berpemanis, dan makanan olahan menjadi pemicu utama peradangan yang merusak sel otak.
Konsumsi sekedar satu potong daging olahan atau sekaleng soda sehari sudah dikaitkan dengan lonjakan resiko penyakit serius.
Makanan ini bisa mengalami pengolahan ringan seperti dipotong dan dikemas hingga pengolahan berat ditambah bahan kimia, pengawet, pewarna, pemanis buatan.
Kepolisian terus bergerak menelusuri setiap petunjuk terkait keberadaan tersangka AJ.
Korban yang sedang berdiri di dalam bus awalnya mengira cairan yang mengenai pakaian bagian belakangnya berasal dari pendingin udara (AC).
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Proses distribusi dilakukan secara terukur agar bantuan tepat sasaran sesuai dengan eskalasi kebutuhan di setiap lokasi.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Genangan banjir masih terjadi di enam Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Utara hingga Selasa siang, sebagai dampak hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Senin (12/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved