Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
POLA makan tinggi makanan olahan dan minuman manis dapat mempercepat penurunan fungsi otak dan memicu kepikunan di usia lanjut. Hal ini terungkap dalam penelitian jangka panjang yang dimuat di jurnal Nature Aging edisi Agustus 2025, yang menganalisis 2.473 lansia yang tinggal di komunitas dari kohort SNAC-K Swedia selama 15 tahun.
Peneliti tersebut menemukan bahwa pola makan dengan potensi peradangan tinggi dikenal sebagai Empirical Dietary Inflammatory Index (EDII)—berhubungan dengan percepatan akumulasi penyakit kronis, termasuk gangguan neuropsikiatri seperti demensia.
Diet tinggi gula tambahan, minuman berpemanis, dan makanan olahan menjadi pemicu utama peradangan yang merusak sel otak.
Sebaliknya, pola makan sehat seperti Diet Intervention for Neurodegenerative Delay (MIND), Indeks Makan Sehat Alternatif (AHEI), dan diet Mediterania terbukti memperlambat timbulnya penyakit kronis dan menurunkan risiko gangguan kognitif.
Pola makan ini menekankan konsumsi sayur, buah, biji-bijian, serta menghindari lemak jenuh dan produk olahan.
Peradangan kronis yang diakibatkan asupan gula berlebih dan produk olahan meningkatkan risiko penuaan otak lebih cepat. Makanan dengan tingkat peradangan tinggi mempercepat penurunan kemampuan berpikir dan memicu demensia.
Pentingnya pola makan sehat sebagai langkah pencegahan. Mengurangi minuman manis, camilan kemasan, dan makanan cepat saji, serta menggantinya dengan buah, sayuran, ikan, dan biji-bijian dapat membantu menjaga kesehatan otak hingga lanjut usia.
Hasil penelitian ini menjadi peringatan bahwa kebiasaan konsumsi makanan olahan dan minuman manis bukan hanya berdampak pada berat badan, tetapi juga dapat mempercepat pikun di kemudian hari. (Z-1)
Sebuah penelitian terbaru yang dimuat dalam jurnal ilmiah dan dilansir oleh laman PsyPost mengungkap bahwa misi luar angkasa tidak hanya berdampak pada otot dan tulang manusia
Kolin merupakan nutrisi esensial yang berperan langsung dalam pengaturan suasana hati, daya pikir, dan emosi.
Pernahkah kamu melihat wajah pada rumput, batu, bangunan, atau mungkin benda-benda terdekat di sekitar?
Peneliti berhasil mengembangkan protein sensor untuk melacak sinyal glutamat di otak secara real-time. Penemuan ini membuka tabir cara otak belajar dan memproses memori.
peneliti di Swedia dan Republik Ceko pada 2023 menemukan faktor pemicu risiko demensia bahkan sebelum lahir
Peneliti berhasil memperbaiki fleksibilitas otak tikus model Down syndrome menggunakan molekul pleiotrophin. Temuan ini menantang teori terapi otak harus dilakukan sejak dalam kandungan.
Penelitian terbaru terhadap 100.000 orang mengungkap konsumsi pengawet makanan olahan dapat meningkatkan risiko diabetes hingga 47%. Simak penjelasannya.
Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) diimbau untuk tidak lagi menggunakan makanan olahan buatan pabrik dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Studi menyebut aktivitas fisik mampu menekan perilaku mirip depresi yang dipicu oleh kegemaran makan junk food dengan tinggi lemak dan gula
Konsumsi sekedar satu potong daging olahan atau sekaleng soda sehari sudah dikaitkan dengan lonjakan resiko penyakit serius.
Makanan ini bisa mengalami pengolahan ringan seperti dipotong dan dikemas hingga pengolahan berat ditambah bahan kimia, pengawet, pewarna, pemanis buatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved