Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKARELAWAN Ganjar Muda Padjajaran (GMP) terus menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat bagi warga, khususnya bagi kalangan menengah ke bawah.
Kali ini, sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo tersebut memanfaatkan momentum waktu menjelang berbuka puasa dengan membagikan takjil gratis kepada warga dan pedagang di sekitar Pasar Bantar Gebang di Kota Bekasi, Jawa Barat.
"Kami mengadakan kegiatan berbagi takjil bersama warga Kota Bekasi karena memang momentumnya bertepatan dengan menjelang berbuka puasa," ungkap Perwakilan Koordinator Pusat Ganjar Muda Padjajaran (GMP) Dennis M. Septian di sela-sela pembagian takjil di Pasar Bantar Gebang.
Dennis menjelaskan, pihaknya menyasar warga dan pedagang di sekitar Pasar Bantar Gebang yang umumnya menengah ke bawah untuk membantu memudahkan mereka dalam berbuka puasa. Selain itu, sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo tersebut juga menyambung tali silaturahmi bersama warga Jawa Barat.
Baca juga : SDG Jabar Genjot Kemandirian Santri di Cirebon Lewat Pelatihan Kewirausahaan
"Kami mencoba membantu masyarakat menengah ke bawah, lalu bersilaturahmi juga dengan warga Kota Bekas terkait dengan keberadaan Ganjar Muda Padjajaran," ucapnya.
Dennis menjelaskan pihaknya juga memperkenalkan sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada warga dan pedagang di pasar tersebut.
Baca juga : Satpol PP Kota Bekasi Gencarkan Razia PMKS Selama Ramadan
"Dalam kegiatan ini, kami juga memperkenalkan sosok Pak Ganjar kepada warga dan pedagang di sekitar sini. Diketahui, Pak Ganjar juga sangat peduli kepada masyarakat menengah ke bawah," ujarnya.
Dennis menilai warga dan pedagang di sana sangat antusias menerima takjil yang dibagikan sukarelawan GMP ini.
"Masyarakat dan pedagang di Kota Bekasi dapat terbantu dengan adanya kegiatan berbagi takjil dari GMP ini. Alhamdulillah, warga Kota Bekasi juga sangat antusias menerima takjil yang diberikan oleh kami," katanya.
Dia berharap GMP dapat terus konsisten melaksanakan kegiatan yang bermanfaat bagi warga, khususnya yang menengah ke bawah.
"Mudah-mudahan, kami GMP bisa konsisten untuk melaksanakan kegiatan berbagi takjil dan bulan selanjutnya bisa terus melakukan hal positif dan bermanfaat bagi warga," ujarnya.
Sementara itu, Rifki, warga sekitar Pasar Bantar Gebang, menyambut positif kegiatan bagi-bagi takjil yang dilakukan GMP. Menurut dia, momennya sangat tepat karena menjelang waktu berbuka puasa.
"Sangat baik, warga Bantar Gebang antusias. Momennya pas sekali membagikan takjil menjelang buka puasa. Kami sebagai pedagang dan warga di sekitar Pasar Baru Bantar Gebang merasa terbantu untuk berbuka puasa," ucap pria yang juga merupakan pedagang di pasar itu.
Dia berharap kegiatan berbagi takjil ini bisa diselenggarakan Ganjar Muda Padjajaran di beberapa wilayah, khususnya Jawa Barat. "Harapannya, kegiatan berbagi takjil ini bisa dilaksanakan di beberapa daerah di Jawa Barat," katanya.
Diketahui, sukarelawan GMP telah menyalurkan 150 bungkus gorengan, lepat, es candil, bubur sumsum, dan lainnya untuk warga dan pedagang di Pasar Bantar Gebang. (RO/Z-5)
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyesalkan maraknya tawuran sarung selama Ramadan dan meminta penanganan ramah anak melalui disiplin positif.
Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) menggelar kegiatan Ramadan Youth Camp 2026 di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Konsumsi karbohidrat yang tidak terkontrol saat sahur dapat memicu gangguan metabolisme, terutama pada organ pankreas dan ginjal.
Sejumlah siswa sekolah membaca Al Quran bersama di Masjid Raya Nurul Wathon, Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kebiasaan melepas aki yang dulunya dianggap ampuh mencegah aki soak atau korsleting, justru berisiko menimbulkan masalah baru pada mobil modern.
Kawasan dengan aktivitas tinggi seperti Tanah Abang cenderung kembali semrawut jika pengawasan melonggar.
Program ini merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang rutin dilaksanakan setiap Ramadan
Antusiasme masyarakat dalam war takjil dipicu oleh hadirnya beragam makanan atau minuman yang memang jarang dijumpai di luar bulan Ramadan.
Kebiasaan mengandalkan takjil dapat berisiko menyebabkan kekurangan zat gizi penting bagi tubuh.
Jangan asal pilih! Simak tips memilih takjil aman dan sehat Ramadhan 2026. Kenali ciri zat berbahaya dan jaga kesehatan tubuh saat berbuka puasa
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan TNI dengan masyarakat, khususnya bagi masyarakat dan para pengguna jalan yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba.
Konsumsi gorengan, kolak, atau berbagai makanan tinggi gula dan lemak secara berlebihan saat berbuka justru dapat meningkatkan asupan kalori yang tidak diperlukan oleh tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved