Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Bekasi melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggencarkan razia penertiban gelandangan dan pengemis (Gepeng) atau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) selama Ramadan.
Razia yang menjadi kegiatan rutin setiap tahun tersebut menyasar sejumlah lokasi di seluruh wilayah Kota Bekasi.
"Kegiatan razia PMKS yang kita laksanakan adalah kegiatan rutin setiap Ramadan. Rencananya akan dilakukan dua kali di Ramadan ini," kata Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Bekasi Saut Hutajulu, Jumat (7/4).
Baca juga : Polda Metro Jaya Ungkap Tempat Penyimpanan Narkoba di Bekasi
Ia menjelaskan, total terdapat sebanyak 19 PMKS yang terjaring. Diantaranya 17 dewasa dan 2 anak-anak. Selanjutnya, PMKS yang terjaring razia dibawa ke rumah singgah milik Dinas Sosial Kota Bekasi.
"Mereka akan dibina kemudian didata untuk dikembalikan ke tempat asalnya," jelasnya.
Baca juga : Pemkot Bekasi Persiapkan Pelaksanaan Sub PIN Polio
Menurutnya, kegiatan para PMKS telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 tahun 2011, tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3).
"Yang menjadi dasar kita adalah Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang K3 dimana mereka tidak diperkenankan meminta-meminta di jalan," ujar Saut.
Saut mengatakan, di samping untuk menciptakan keamanan, ketertiban, dan keindahan di Kota Bekasi, razia harus dilakukan agar harapannya tidak ada lagi PMKS di Kota Bekasi.
"Harapannya adalah Kota Bekasi bisa terbebas dari para PMKS. Serta harus selalu diingat mereka ini bukan musuh kita tapi saudara-saudara kita yang memiliki kebutuhan khusus. Oleh karena itu, Pemkot menertibkan mereka bukan untuk menghukum tetapi untuk membina mereka supaya mereka diberikan pelatihan keterampilan supaya mereka tidak ada lagi di jalan untuk meminta-meminta," jelas Saut. (Z-5)
Melalui Satgas P3S (Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial), Kadinsos Premi Lasari mengatakan data hingga Agustus 2024, pihaknya berhasil menjangkau 4521 orang.
SATUAN Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) dinilai belum aktif-efektif dalam nuansa efektifitas penegakan peraturan daerah (Perda)
"Berbagai kegiatan seperti membuka usaha barber shop, membatik, melukis, menjadi desainer edukasi dan alih profesi lainnya merupakan peluang yang bisa dimanfaatkan,"
Mereka dipekerjakan untuk mengamen, dan mengemis untuk mencari nafkah.
PENYANDANG Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) memasuki hari keempat Ramadan mulai menyerbu wilayah Kota Depok. Keadannya mulai menggangu warga.
Konsumsi takjil meningkat saat Ramadan. Es teler tetap jadi favorit dan peluang inovasi UMKM.
Untuk melengkapi momen kebersamaan di bulan Ramadan, tamu diajak untuk menjelajahi beragam pengalaman berbuka puasa yang berbeda
Salah satu komoditas yang menjadi sorotan utama dalam pengawasan ini adalah gas elpiji tabung 3 kilogram.
Tamarin Hotel Jakarta menghadirkan signature dish berbagai variasi sate Nusantara, seperti Sate Ayam Madura, Sate Ayam Kajang, Sate Ayam Maranggi, dan Sate Padang.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved