Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
KERUSAKAN jalan di DKI Jakarta sudah memakan korban jiwa. Seorang pengendara motor tewas usai mengalami kecelakaan di jalan Kunir, Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (15/3) lalu.
Korban berinisial DP, 19, awalnya berniat menghindari jalan berlubang di bilangan Taman Sari. Naasnya, warga Cilincing, Jakarta Utara, yang ingin menghindari jalan berlubang itu, justru terlindas bus yang tengah melintas di jalan yang sama dengan korban.
Melihat masyarakat menjadi korban, anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari PAN H Lukmanul Hakim SE meminta Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk memprioritaskan perbaikan jalan rusak.
Baca juga : Viral Jalan Rusak di Jakarta, DPRD: Perlu Petugas Khusus Terima Keluhan Warga
Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menyatakan instansinya sudah menambal titik jalan rusak. Sejak 2022, setidaknya ada 22 ribu titik jalan rusak yang ditambal.
Dalam memperbaiki jalan itu, Hari mengatakan, pihaknya mengelompokkan kondisi jalan menjadi tiga kategori. Tiap kategori memiliki penanganan berbeda.
"Pernyataan bahwa sudah melakukan perbaikan jalan dengan mengelompokkan kondisi jalan jadi tiga kategori saya kira kurang tepat,” kata Lukmanul dalam keterangan tertulisnya, hari ini.
Baca juga : Tak Hanya Di Lampung, Warga Jakarta Juga Banyak Mengadu Soal Jalan Rusak
Lukmanul menilai selama Hari menjabat sebagai Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, tidak ada perbaikan jalan yang signifikan. Bahkan saat ini jumlah jalan berlubang dan rusak di DKI Jakarta semakin banyak.
“Jalan berlubang di Jakarta tak tertangani dengan baik. Yang dilakukan Dinas Bina Marga hanya ditambal sulam,” katanya.
Menurut dia, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono segera mengevaluasi kinerja Hari Nugroho sebagai Kepala Dinas Bina Marga.
Baca juga : Pasukan Biru SDA Sedikit Sebab Banjir Jakarta Lama Surut
Harusnya dengan anggaran perbaikan jalan yang tercantum dalam APBD DKI Jakarta Tahun 2023 sebesar Rp300 miliar, menurut Lukmanul, sudah mencukupi untuk perbaikan jalan rusak.
“Saya perlu mengingatkan Kepala Dinas Bina Marga bahwa bapak Pj Gubernur saat ini memiliki tiga tugas sangat vital dan berat yaitu kemacetan, banjir, dan tata ruang kota."
"Dan tentunya persoalan jalan berlubang ini erat kaitanya dengan kemacetan dan banjir yang sering warga Jakarta alami sehari-hari. Jadi Kepala Dinas Bina Marga harus mendukung program Pj Gubernur,” pungkas Lukmanul. (RO/S-2)
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Kehadiran lift di JPO Sarinah dianggap sebagai solusi konkret untuk memitigasi risiko keselamatan bagi pengguna kursi roda di kawasan padat lalu lintas.
mendukung gagasan agar Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dikembangkan dan dikuatkan untuk menghidupkan perekonomian rakyat yang riil.
ANGGOTA Komisi A DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana menyoroti kondisi tata kota di Kalideres dan Cengkareng, Jakarta Barat, yang dinilai semakin semrawut.
Regulasi ini nantinya tidak hanya menjamin kuantitas pangan, tetapi juga kualitas nutrisi yang diterima masyarakat.
Benny mengamini bahwa genangan air kerap mengendap di sepanjang jalan layang karena penyumbatan saluran pembuangan air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved