Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 2.000 kepala keluarga (KK) korban terdampak banjir di Desa Sukadaya, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar) hingga kini belum tersentuh bantuan. Padahal, banjir setinggi 50 sentimeter telah lebih 10 hari merendam pemukiman dan 500 hektare (ha) persawahan di kawasan tersebut.
"Sudah lebih 10 hari banjir, kami belum ada dapat bantuan dari luar. Saya sudah tanyakan memang belum ada bantuan dari Pemda (Pemerintah Daerah)," kata Kaur Kesejahteraan Rakyat Desa Sukadaya Suwandi kepada Media Indonesia, Senin (6/3).
Ia mengaku tidak mengerti mengapa tidak ada bantuan logistik yang masuk ke desa mereka. Padahal pada banjir tahun lalu, terdapat bantuan yang mengalir dari luar seperti Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Partai Politik (Parpol). Bahkan Ormas dan Parpol turut mendirikan Posko di lokasi banjir.
Baca juga : 183 TPS di Demak Diusulkan Pemilu Susulan
"Tahun ini sepi tak tahu kenapa ya. Mungkin juga tim bantuan itu hanya mendrop untuk warga di tepi jalan. Tahun lalu begitu. Warga tepi jalan di drop tiga kardus mie instant langsung habis. Sedangkan warga di pedalaman tidak dapat," jelasnya.
Ia mengungkapkan, wilayah Sukadaya merupakan daerah langganan banjir. Pasalnya, desa tersebut diapit dua sungai yaitu Kali Bambu Kuning dan Kali Pengarengan. Biasanya saat musim hujan datang, banjir bisa terjadi berulang-ulang dan berlangsung lama. Saat banjir, areal persawahan terendam seperti lautan.
"Warga tak terlalu memikirkannya ya. Namun ini kan kemanusiaan. Kalau dari warga kami sendiri, ada dua caleg di sini yang swadaya bagikan beberapa dus mie untuk beberapa KK. Dan itupun satu orang cuma dua bungkusan," tuturnya.
Baca juga : Banjir Libia Tewaskan 4.000 Orang, Bantuan Global Mengalir Deras
Suwandi menambahkan, kerugian terbesar yang diderita warga korban banjir ialah rusaknya areal persawahan mereka. Apabila dihitung jumlah kerugian sebesar Rp3 juta per hektare sawah. Adapun luas sawah di Sukadaya mencapai 500 hektare.
"Untuk sekolah yang tergenang banjir yaitu MTSn Sukadaya yang air banjir masuk ke kelasnya. Sedangkan SDN 01, SDN 02 hanya halamannya saja tergenang. Tapi SDN 01 sekolah sempat diliburkan karena jalanan tertutup banjir," jelas Suwandi.
Berdasarkan update data terakhir per 5 Maret 2023 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi diketahui sebanyak 19.648 jiwa terdampak, 7.635 KK, 3.823 rumah, 29 desa, 10 kecamatan, dan 6 rumah rusak. Kemudian seluas 8.560 hektare persawahan dan perkebunan terdampak, dan 120 sekolah terdampak. (Z-4)
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
RATUSAN anak muda dari berbagai latar belakang keyakinan menggelar aksi sosial bertajuk "Bagi-Bagi 2.000 Takjil Gratis" di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 120 penerima manfaat dan turut dihadiri oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja yang juga berprofesi sebagai dokter.
LEMBAGA Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan siap melindungi keluarga korban perampokan dan pembunuhan di Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat.
POLRES Metro Bekasi membongkar sebuah rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan 187.570 butir obat keras ilegal golongan G di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Program itu merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis dalam upaya mengatasi persoalan sampah,
Polda Metro Jaya turun tangan dalam menangani kasus perampokan yang terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved