Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko memastikan bahwa pihaknya siap menampilkan anggota Densus 88 Antiteror berinisial Bripda HS, yang membunuh sopir taksi online bernama Sony Rizal Taihitu di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
"Iya, kita tampilkan. Kita transparan," kata Trunoyudo, Rabu (15/2).
Namun, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih detail terkait kapan Bripda HS akan ditampilkan ke publik. Sebab, pihaknya masih menunggu informasi dari tim penyidik Polda Metro Jaya.
Baca juga: Polisi Ungkap Motif Anggota Densus 88 Bunuh Sopir Taksi Online
Sebelumnya, istri Sonny, Rusni Masna Asmita, meminta Polda Metro Jaya memunculkan wajah Bripda HS. Rusni mengaku hanya ingin mengetahui wajah dari pelaku yang tega menghabisi nyawa suaminya.
"Polisi mengatakan tidak ditutup-tutupi. Tapi sampai saat ini, pihak kepolisian belum menunjukkan mukanya kepada masyarakat, agar kita mengenal siapa sebenarnya dia. Seperti apakah orangnya. Cuma itu yang saya minta," pungkas Rusni.
Baca juga: Polda Metro Tangkap Anggota Densus 88 Pembunuh Sopir Taksi Online
Diketahui, seorang pria bernama Sony Rizal Taihitu (59) ditemukan tewas di Jalan Nusantara, Perumahan Bukit Cengkeh I, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat pada 23 Januari. Sony yang merupakan sopir taksi online diduga kuat menjadi korban pembunuhan, berdasarkan luka sayatan di sekujur tubuh korban.
Pada hari yang sama, polisi berhasil menciduk Bripda HS di Puri Persada, Desa Sendang Mulya, Bekasi, Jawa Barat. Identitas Bripda HS terkuak berdasarkan barang bukti berupa dompet yang berisi kartu anggota di lokasi kejadian.
Adapun Bripda HS nekat melakukan perbuatannya karena ingin menguasai harta milik korban. Berdasarkan pemeriksaan sementara diketahui HS mengalami kesulitan secara ekonomi.(OL-11)
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan penemuan mayat pada Sabtu (3/1). Korban ditemukan dengan sejumlah luka bacok di bagian kepala.
UTANG aset kripto disebut sebagai motif utama pelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon. Pelaku mengaku mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto hingga terlilit utang.
KASUS pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon, Maman Suherman, sudah berhasil diuangkap oleh kepolisian
KASUS pembunuhan MAHM (9), anak dari politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cilegon, Maman Suherman, akhirnya terkuak. Ini tujuh fakta tentang kasus tersebut.
Penetapan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Samosir sebagai dilakukan secara prematur dan tidak sesuai prosedur hukum.
Mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) itu menilai penyidik kepolisian telah bekerja profesional dalam menangani kasus yang sempat menimbulkan perdebatan.
Penyebab belum ditetapkannya tersangka lantaran KPK belum yakin dengan hasil penyelidikan dan bukti yang dikumpulkan
KPK bakal melanjutkan proses hukum untuk Alwin. Dia sejatinya sudah dipanggil penyidik kemarin, namun, mangkir bersama dengan istrinya Hevearita.
Di sidang praperadilan Hasto Kristoyanto, pakar hukum pidana, Jamin Ginting menilai pimpinan KPK tak lagi berwenang menetapkan seseorang sebagai tersangka karena bukan penyidik.
KPK mengungkap adanya Rp400 juta uang untuk menyuap Wahyu Setiawan dari Hasto. Duit itu diserahkan melalui staf Hasto, Kusnadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved