Sabtu 05 November 2022, 20:14 WIB

Polisi Tetapkan 2 Tersangka dalam Kericuhan Festival Berdendang Bergoyang

Khoerun Nadif Rahmat | Megapolitan
Polisi Tetapkan 2 Tersangka dalam Kericuhan Festival Berdendang Bergoyang

DOK.INSTAGRAM
Festival musik Berdendang Bergoyang di Jakarta yang dibubarkan oleh pihak kepolisian karena melanggar batas jumlah penonton, Sabtu (29/10).

 

POLISI telah menetapkan dua tersangka dalam insiden kericuhan hingga jatuhnya korban pingsan dalam festival musik Berdendang Bergoyang.

"Sementara dua orang kita tetapkan tersangka," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin, di Jakarta, Sabtu (5/11).

Kedua tersangka dalam kasus itu yakni HA selaku penanggung jawab event dan DP selaku direktur perusahaan yang menaungi event organizer acara tersebut.

"HA penanggung jawab dan BW direktur," imbuh Komaruddin.

Kedua tersangka saat ini belum ditahan walaupun telah ditetapkan sebagai tersangka. Hal tersebut dijelaskan Komarudin lantaran ancaman hukuman yang di bawah lima tahun.

"Ancaman hukuman di bawah 5 tahun dan tersangka kooperatif," sebut Komarudin.

Kedua tersangka tersebut disangkakan dengan pasal 360 KUHP ayat 2 dan Pasal 93 Undang-Undang No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Diberitakan sebelumnya, Komarudin menyatakan status penanganan kasus kericuhan dalam festival musik Berdendang Bergoyang telah dinaikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Per hari ini naik sidik. Siang ini akan kita naikkan statusnya ke penyidikan," kata Komarudin pada Kamis (3/11).


Baca juga: Reza Paten Jadi Tersangka Penipuan Investasi


Adapun dugaan sementara soal pasal yang dilanggar dalam gelaran tersebut, dikatakan Komarudin ialah Pasal 360 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain terluka.

"Sementara kelalaian menyebabkan orang lain luka, Pasal 360," terang Komarudin.

Komarudin menjelaskan bahwa pihaknya tengah memfokuskan diri melakukan gelar terkait insiden festival musik Berdendang Bergoyang.

"Sementara hari ini kita akan fokus ke gelar perkara dulu. Mungkin kita akan lihat apakah masih dibutuhkan saksi lagi atau tidak," sebutnya.

Lebih lanjut, Komarudin mengatakan dari hasil pemeriksaan 14 saksi pihaknya menemukan data-data baru soal kelalaian penyelenggara dalam gelaran musik tersebut.

"Kalau dari yang kami temukan data-data terbaru memang ada kelalaian termasuk juga ada kesengajaan karena sangat berbeda jauh dengan fakta surat permohonan yang diajukan," papar Komarudin.

Diberitakan, festival musik Berdendang Bergoyang digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat. Gelaran musik tersebut dibubarkan pada Sabtu (29/10) oleh pihak kepolisian karena diduga telah melanggar ketentuan jumlah penonton. (OL-16)

Baca Juga

Antara

Amankan Aksi Reuni 212, Polda Metro Kerahkan 310 Personel

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 01 Desember 2022, 21:49 WIB
Reuni Aksi 212 diperkirakan akan diikuti oleh 10 ribu peserta. Kendati demikian, petugas kepolisian tidak melakukan pengamanan khusus atau...
MI/Susanto

Soal DCR CCTV, Saksi: AKP Irfan Widyanto Laksanakan Perintah yang Sah

👤Muhammad Fauzi 🕔Kamis 01 Desember 2022, 21:39 WIB
AKP Irfan Widyanto telah melaksanakan perintah yang sah soal pengamanan DVR CCTV di Kompleks Polri Duren Tiga, Jaksel. Karena ada Sprin...
Antara

Update 1 Desember 2022: 39 Persen Penambahan Kasus Covid-19 Disumbang Jakarta

👤MGN 🕔Kamis 01 Desember 2022, 20:49 WIB
Kasus covid-19 di Indonesia bertambah 4.977 pada hari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya