Selasa 01 November 2022, 11:25 WIB

Kemacetan di Perlintasan Kereta Api Citayam Depok Semakin Parah

Kisar Rajagukguk | Megapolitan
Kemacetan di Perlintasan Kereta Api Citayam Depok Semakin Parah

MI/Bary Fathahilah
Sejumlah pengendara menerobos pintu perlintasan saat peringatan kereta rel listrik (KRL) akan melintas di dekat Stasiun Citayam, Kabupaten B

 

ARUS lalu lintas di Jalan Raya Citayam, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat macet parah. Salah satu penyebab kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Citayam yakni keberadaan perlintasan kereta api dan banyaknya angkot yang mengetem.

Untuk mengurai kemacetan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengusulkan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat segera merealisasikan pembangunan terowongan atau underpass di Citayam yang menghubungan Kota Depok dengan Pabuaran Kabupaten Bogor.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Marbudiantono mengatakan harus diwujudkan pembangunan terowongan bawah tanah kalau Citayam tidak ingin macet. Karena tiap harinya puluhan ribu kendaraan bermotor melintas yang mengakibatkan kemacetan di jalur ini.

Marbudiantono menyampaikan dalam sehari, 75.338 lebih kendaraan bermotor melintas di perlintasan tersebut.

Dari Kota Depok ke arah Pabuaran Kabupaten Bogor jumlah kendaraan yang melintas 36.854 kendaraan. Sebaliknya jumlah kendaraan yang melintas dari Pabuaran Kabupaten Bogor ke Kota Depok 38.493 kendaraan.

Begitupun dengan kereta api yang melintas dari Jakarta ke Pabuaran Kabupaten Bogor tiap hari juga tinggi yakni 150 kereta api pulang pergi. Belum lagi kereta api dari Jakarta ke Nambo Kabupaten setempat.

"Ada 9 kereta api dari Jakarta ke Nambo tiap hari dengan jarak 1 kereta api dengan kereta api lainnya (headway) sekitar lima menit, kereta api inilah yang menyebabkan jalan Cityam semakin parah, " ungkap Marbudiantono, Selasa (1/11).

Perlintantasan kereta api diatur dalam UU nomor 22/2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ), tentang moda transportasi kereta api harus diprioritaskan jika melintas.

Di Kota Depok, jumlah persimpangan jalur kereta dan jalan raya masih begitu banyak. Pintu perlintasan kereta api itu ada yang dijaga ada yang tidak. Baik resmi maupun liar. Ditambah pula dengan jumlah kendaraan yang terus meningkat setiap harinya. Hal itu memicu tersendatnya arus lalu lintas.

" Seperti yang terdapat di perlintasan kereta api Rawa Geni Pancoran Mas. Perlintasan itu menjadi akses bagi pengendara dari arah Jalan Raya Citayam menuju ke Bojong Gede, " ujarnya.

Petugas keamanan yang ditemui di salah satu perkantoran yang lokasinya tak jauh dari pintu perlintasan kereta api, Kumar, mengatakan, kondisi lalu lintas lebih padat hari ini daripada hari-hari sebelumnya.  "Kemarin ramai juga, tapi tidak seramai ini," katanya Selasa (1/11).

Kumar menyebutkan, kendaraan tampak lebih padat pada jam pulang kantor, yakni mulai pukul 17.00 WIB-19.00 WIB.

Dia mengatakan, pada saat tersebut sepanjang Jalan Citayam bisa macet total. Sebab, penyempitan jalan hingga 3 meter itu sangat mempengaruhi kelancaran lalu lintas. “Pokoknya macetnya parah,” kata Kumar. (OL-13)

Baca Juga: Tahun Ini, KAI Daop 1 Catat 143 Kecelakaan di Perlintasan KA

Baca Juga

Antara

Tahun Depan, Gaji Tenaga Ahli Pj Gubernur DKI Naik

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 16:11 WIB
Dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1155 Tahun 2022, ada dua jenis tenaga ahli non-ASN, yakni tenaga analis kebijakan dan tenaga...
Medcom.ID

Jenazah Satu Keluarga Tewas di Kalideres Akan Diserahkan ke Kerabat

👤Rahmatul Fajri 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 15:48 WIB
Hengki mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk penyerahan...
Ist

HUT Ke-73, Polda Metro Jaya Gelar Aksi Sosial di Cilandak, Jaksel

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 13:37 WIB
Dalam rangka HUT ke-73, Polda Metro Jaya menyelenggarakan aksi sosial bersama masyarakat dengan program pengobatan umum, pengobatan gigi,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya