Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMUNCULAN berbagai penyakit misterius yang menyerang anak, seperti hepatitis akut hingga gangguan ginjal akut, tentu membuat kalangan orang tua merasa resah dan khawatir.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane mengimbau agar para orang tua tidak panik.
"Sebenarnya sederhana. Cukupi kebutuhan nutrisinya, kebersihannya melalui PHBS, lalu istirahatnya. Jangan lupa imunisasi dasar lengkap untuk bayi dan anak balita," ujar Masdalina saat dihubungi, Senin (17/10).
Baca juga: KSP: Pemerintah Telah Siapkan Langkah Tangani Kasus Ginjal Akut pada Anak
Orang tua juga harus mengurangi pemberian makanan instan dan jajanan yang menggunakan pengawet, serta pewarna buatan untuk anak. "Biasakan membuat sendiri makanan dan minuman untuk bayi dan anak, juga untuk seluruh anggota keluarga," pungkasnya.
"Pemerintah perlu memperketat pengawasan terhadap peredaran makanan. Terutama pengawasan konsumsi gula, garam dan zat tambahan pada makanan dan jajanan," imbuh Masdalina.
Pihaknya menekankan bahwa penyakit baru memang hal yang lazim muncul setiap saat. Baik akibat mikroorganisme baru, maupun mutasi yang menyebabkan penyakit lebih ganas. "Tapi, tidak semua penyakit tersebut kemudian berpotensi menjadi wabah," jelasnya.
Baca juga: Dinkes DKI Catat 42 Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak
Kecuali, lanjut dia, jika kejadiannya meluas, atau terbukti menular kepada orang lain, berikut kasus bertambah dengan cepat dan berakibat kematian. Situasi tersebut perlu dilakukan upaya investigasi khusus.
Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama KSP Brian Sri Prahastuti mengingatkan orang tua untuk mewaspadai dan bertindak cepat. Dalam hal ini, jika anak menunjukkan gejala awal gangguan ginjal akut, seperti batuk, pilek, diare, muntah, urine yang sedikit.
"Jika anak-anak mengalami keluhan tersebut, kami mengimbau orang tua untuk tidak melakukan self-diagnose. Sebaiknya, segera berkonsultasi dengan dokter di fasilitas kesehatan terdekat," tuturnya.(OL-11)
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Child grooming bisa berawal dari kedekatan semu. Orangtua jadi benteng pertama dengan parenting protektif: anak aman bercerita, paham batasan, dan mengenal emosi.
SAAT ini, di Indonesia terdapat sekitar 90 juta anak yang berumur 0-18 tahun, yang berarti hampir 30% dari jumlah penduduk negeri ini yang berjumlah sekitar 280 juta jiwa.
Beberapa buah yang dianggap "sehat" dan "baik untuk jantung" bisa memicu peradangan, memperburuk aliran darah, serta memperlemah kekuatan kaki dengan cara yang tidak terlihat.
Bepergian dengan balita bisa jadi tantangan, terutama terkait tidur dan kenyamanan. Simak tips orang tua menghadapi penerbangan panjang.
Menurut panduan pencegahan kekerasan seksual, waktu terbaik untuk mulai mengerjakan anak tentang batasan tubuh dan persetujuan seksual adalah ketika mereka berusia 5 hingga 14 tahun.
Nyeri dada merupakan kondisi ketika bagian dada terasa nyeri seperti tertusuk, perih, atau tertekan. Rasa sakit ini dapat muncul di sisi kanan, kiri, maupun bagian tengah dada.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved