Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKIATER PP Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PP PDSKJI), Lahargo Kembaren, menegaskan orangtua memegang peran kunci dalam mencegah child grooming, modus manipulasi psikologis yang kerap diawali dari “kedekatan” semu.
Child grooming merupakan proses manipulasi yang disengaja ketika pelaku membangun kepercayaan, kedekatan emosional, hingga ketergantungan pada anak, dengan tujuan mengeksploitasi korban, baik secara emosional, psikologis, maupun seksual.
Menurut Lahargo, benteng utama pencegahan bukan sekadar pengawasan ketat, melainkan pola pengasuhan yang membuat anak merasa aman untuk bercerita.
“Parenting adalah faktor protektif utama. Mereka berperan untuk membangun ruang aman pada anak. Sehingga anak bisa bercerita tanpa dihakimi dan anak bisa bercerita secara jujur tanpa dimarahi,” kata Lahargo saat dihubungi, Minggu (18/1).
“Anak yang aman bercerita, lebih sulit dimanipulasi,” ucapnya.
Ia menambahkan, orangtua juga perlu mengajarkan “bahasa emosi” sejak dini. Anak perlu dikenalkan pada konsep nyaman/tidak nyaman, serta perbedaan rahasia yang baik dan rahasia yang berbahaya. Dengan kemampuan menamai perasaan, anak dinilai lebih kuat melindungi diri.
Selain itu, pembicaraan tentang batasan harus dinormalisasi dalam keseharian. Anak perlu memahami tubuh adalah miliknya dan ia berhak berkata tidak.
“Menghormati anak bukan membuatnya manja, tapi membuatnya aman,” ujar Lahargo.
Dalam praktik sehari-hari, orangtua juga disarankan mengenal lingkungan anak tanpa membuat anak merasa diawasi berlebihan, mulai dari lingkar pertemanan, aktivitas online, hingga figur signifikan dalam hidup anak. Kuncinya adalah hadir secara konsisten, bukan mengontrol secara berlebihan.
“Kedekatan orangtua adalah benteng pertama melindungi anak, bukan pengawasan ketat,” pungkasnya. (Iam)
Pelajaran dari memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans: cara mengenali grooming, tanda hubungan tidak sehat, dan langkah pemulihan.
Psikiater Lahargo mengulas Broken Strings Aurelie Moeremans tentang child grooming, pola manipulasi, ciri pelaku dan dampak trauma dan tips orang tua era digital.
Proses grooming biasanya dimulai dengan upaya halus untuk menumbuhkan rasa percaya.
Child grooming adalah proses manipulatif ketika pelaku, biasanya orang dewasa, membangun hubungan emosional dengan seorang anak.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa praktik child grooming dan kekerasan seksual terhadap anak.
Lucius menngungkapkan, banyak catatan kritis yang disampaikan masyarakat tidak masuk dalam draf final.
Deepfake adalah teknologi manipulasi media berbasis kecerdasan buatan yang dapat membuat video, gambar, atau audio palsu terlihat sangat realistis.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus adanya pejabat yang memanipulasi laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved