Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengusulkan agar program normalisasi Kali Krukut segera dilakukan Pemprov DKI Jakarta.
Hal ini menyusul insiden tiga siswa meninggal dunia, karena terkena tembok roboh di gedung MTsN 19, Pondok Labu, Jakarta, pada Kamis (6/10) sore. Peristiwa nahas itu diduga akibat banjir luapan Kali Krukut.
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko menilai dengan menertibkan bangunan di kawasan sekitar Kali Krukut, seperti di Kemang, bisa melebarkan kali untuk mencegah banjir terulang.
Baca juga: Polisi: 3 Meninggal dan 3 Luka-Luka akibat Tembok Sekolah Roboh
Pasalnya, kondisi Kali Krukut saat ini sudah sempit. Di beberapa titik, bahkan lebarnya hanya 3-5 meter, dari yang seharusnya 20-30 meter.
"Ditertibkan dulu sepadannya. Kalau sudah ditertibkan, kami akan bantu menormalisasi, bukan naturalisasi. Komitmen untuk menertibkan itu (bangunan liar) ada di Gubernur DKI," ujar Jarot saat dihubungi wartawan, Kamis (6/10).
Menurutnya, rencana pelebaran Kali Krukut harus bersamaan dengan penertiban ratusan bangunan, khususnya di kawasan Kemang. Penyempitan Kali Krukut diduga akibat banyaknya bangunan liar, atau yang melanggar tata ruang.
Baca juga: MTs 19 Masih Terendam Banjir, Kemenag Cari Tempat untuk Siswa Belajar
Buruknya sistem drainase (saluran air) di kawasan Jakarta Selatan, menjadi penyebab cepatnya kawasan di sekitar Kali Krukut tergenang. Saat tembok Sekolah MTsN 19 roboh, kondisi air Kali Krukut berada di level siaga 4 atau normal.
"Kalau korban Sekolah MTsN mungkin temboknya sudah tua lalu roboh. Masalah lainnya juga soal drainase yang tidak berjalan baik, sehingga genangannya cepat," pungkas Jarot.(OL-11)
MENTERI Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meninjau jalur kereta api yang kembali terendam banjir di rute Stasiun Pekalongan hingga Sragi, Jawa Tengah, Rabu (21/1).
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menyebut dampak hujan lebat mengguyur setidaknya terdapat 10 kejadian bencana yakni ada 6 kawasan longsor dan 4 kawasan banjir.
MENTERI Perhubungan RI Dudy Purwagandhi meninjau langsung jalur kereta api lintas Pekalongan-Sragi, Jawa Tengah, yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem, Rabu (21/1).
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah hingga akhir Januari 2026.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved