Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
TAWURAN antarkelompok warga kembali terjadi di kolong jembatan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/9) dini hari. Tawuran tersebut merupakan yang kedua kali dalam 10 hari terakhir.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Nurma Dewi mengatakan, pihaknya menyayangkan adanya tawuran tersebut. Untuk mencegah terjadinya tawuran, pihaknya menerjunkan personel untuk patroli saat jam rawan.
"Patroli dan tiap malam anggota disiagakan di tempat tawuran," kata Nurma, ketika dihubungi, Kamis (15/9).
Tawuran di kolong jembatan Manggarai beredar di media sosial. Dari video yang beredar tampak para pelaku tawuran saling serang menggunakan benda tumpul, senjata tajam, dan kembang api di lokasi kejadian. Lokasi tawuran tampak dipenuhi asap putih imbas petasan yang dinyalakan para pelaku tawuran.
Tawuran tersebut akhirnya berhasil dibubarkan setelah polisi menembakkan gas air mata.
Baca juga: Seorang Pelajar SMA Tewas Usai Dibacok Saat Tawuran di Depok
Camat Tebet Dyan Airlangga meminta polisi bertindak tegas dengan menangkap provokator yang memicu terjadinya tawuran.
"Karena titik awal itu dari mereka yang provokasi provokasi itu. Si provokatornya ini yang harus didalami dan dilakukan tindakan tegas," kata Dyan, ketika dihubungi, Rabu (14/9).
Menurut Dyan, dua kelompok yang terlibat tawuran awalnya berkumpul pada malam hari. Setelah itu salah satu pihak melakukan provokasi hingga terjadi gesekan dan berujung pada tawuran.
"Ada yang provokasi biasanya, informasi sementara seperti itu. Mereka kumpul malam, kemudian dari salah satu dari mereka provokasi," ungkapnya.
Sementara itu, kepolisian belum melakukan penangkapan kepada pelaku tawuran untuk memberikan efek jera. Kapolsek Tebet Kompol Chintya mengaku pihaknya sudah mengetahui aksi tawuran tersebut berdasarkan laporan warga.
Meski demikian, pihaknya belum menangkap pelaku dan saat ini masih melakukan penyelidikan.
"Belum (ada yang ditangkap), kami masih lidik," tegasnya. (OL-16)
PEMERINTAH Kota Administrasi Jakarta Selatan mengungkapkan bahwa pembangunan Taman Bendera Pusaka telah mencapai 80 persen menjelang peresmiannya yang dijadwalkan pada bulan ini
PT Transjakarta menyampaikan belasungkawa atas insiden kecelakaan di Jalan Margasatwa Raya, Jakarta Selatan.
Polres Metro Jakarta Selatan meningkatkan patroli jalan kaki dan mobile di kawasan Blok M untuk mencegah pencopetan setelah insiden copet viral di media sosial.
DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyelidiki tewasnya pengendara sepeda motor berinisial MBAK, 23, usai terlibat kecelakaan dengan Jak Lingko di Jalan Andara Raya, Cilandak.
Iskandarsyah menjelaskan, hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun perbuatan melawan hukum pada tubuh korban.
Posko terpadu telah disiagakan dengan personel dan perahu yang siap sedia 24 jam.
Korban yang baru berusia 12 tahun dihentikan dan diminta tolong mencari adik pelaku bernama 'Rokim'.
Proses hukum kini difokuskan pada dua tersangka yang telah ditahan dan satu penyuplai yang masih dalam pengejaran.
Sidak ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi penimbunan, permainan harga, maupun kelangkaan bahan pangan
Komisaris Besar Polisi Sumarni, yang merupakan istri dari Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Brigjen Pol. Asep Guntur Rahayu, kini resmi menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi.
kultur kekerasan yang masih melekat dalam tubuh Kepolisian menunjukkan bahwa reformasi kepolisian pasca-pemisahan dari ABRI belum berjalan tuntas.
Pelaku mendatangi rumah korban dan menawarkan program investasi bank bernama Get Reward.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved