Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya mendalami lebih lanjut adanya video yang beredar di sosial yang memperlihatkan polisi sedang menilang pengendara mobil di Roxy, Cideng, Jakarta Pusat.
Dari video yang beredar di media sosial, tampak polisi yang diduga gadungan sedang menghentikan pengendara mobil dan mengecek kelengkapan dokumen kendaraan. Sang perekam video berteriak polisi gadungan sambil meninggalkan lokasi.
Baca juga: Polisi Setop Kasus Edit Profil Irjen Fadil
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan pihaknya akan mencari tahu sosok polisi yang diduga gadungan tersebut.
"Ini sedang kita dalami dan setelah itu kita laporkan ke Reskrim dan Propam untuk diselidiki," kata Latif, ketika dihubungi, Minggu (31/7).
Terpisah, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Komarudin mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian setelah kejadian tersebut viral di media sosial. Berdasarkan keterangan warga sekitar, tidak ada yang mengenali sosok polisi yang diduga gadungan tersebut.
"Dari keterangan orang-orang di sana tidak tahu dan tidak kenal. Pernah lihat pengendara yang dihentikan petugas juga, namun sudah lama," katanya.
Meski demikian, pihaknya masih akan tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sosok polisi yang diduga gadungan tersebut. "Pasti kita dalami," ungkapnya. (OL-6)
Korban merupakan bagian dari rombongan berjumlah 24 orang yang dijadwalkan melakukan kunjungan kerja.
Wagub DKI Rano Karno meminta warga memaklumi maraknya jukir liar di Tanah Abang saat awal Ramadan. Polisi sebelumnya menangkap 8 pelaku pungli parkir hingga Rp100 ribu.
Warga Gambir, Jakarta Pusat digegerkan penemuan mayat bayi laki-laki di selokan Jalan Batu Tulis. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan jasad dibawa ke RSCM.
Simak 7 fakta kasus remaja siram air keras di Cempaka Putih. Dari kronologi CCTV hingga motif serangan acak yang melibatkan pelajar di bawah umur.
REMAJA yang menyiramkan air keras ke sesama pelajar di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (6/2) ditangkap. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat
Es gabus yang sempat viral di Jakarta Pusat dipastikan aman dikonsumsi. Polisi akui kesimpulan awal terlalu cepat setelah hasil uji lab keluar.
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Polisi mengungkap jejak pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Rekaman CCTV menunjukkan aksi dilakukan secara terencana sejak awal.
Polda Metro Jaya identifikasi dua terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, BHC dan MAK. Polisi sebut total pelaku diduga lebih dari 4 orang.
Polisi ungkap identitas eksekutor penyiraman air keras Andrie Yunus (Kontras) berinisial BHC dan MAK lewat rekaman CCTV asli tanpa rekayasa AI.
Polda Metro Jaya ungkap kronologi penyiraman cairan berbahaya ke aktivis KontraS Andrie Yunus. Pelaku terbagi tim pantau & eksekutor. Cek detailnya!
POLDA Metro Jaya mengungkap perkembangan kasus penyiraman Aktivis Kontras Andrie Yunus dengan mengungkap wajah dua terduga pelaku.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved