Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa beberapa daerah yang terendam banjir, kini sudah mulai surut. Meski demikian, masyarakat khususnya di wilayah Jabodetabek diminta tetap waspada.
"Pemutakhiran laporan yang diterima BNPB hingga siang ini, banjir di beberapa tempat sudah mulai surut. Akan tetapi mengacu kepada prakiraan cuaca yang disampaikan BMKG, kita masih harus waspada hingga 3 hari ke depan untuk kemungkinan banjir susulan," ujar Kepala BNPB Jenderal TNI Suharyanto kepada Media Indonesia, Sabtu (16/7)
Disampaikannya, sejak Sabtu dini hari tadi, beberapa tempat khususnya Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi. Kabupaten Bogor bahkan mencatat intensitas hujan dalam 1 malam hingga 155mm/hari.
Hal ini berdampak pada kejadian banjir dan tanah longsor di Bogor sejak Jumat sore kemarin (15/7), di 8 kecamatan dan berdampak pada 3.123 KK/12.425 jiwa. Intensitas hujan yang sangat tinggi di hulu ini kemudian berdampak di daerah hilir yakni Depok, Tangerang, Bekasi dan DKI Jakarta.
"BNPB menerima laporan bahwa tidak kurang dari 8 kecamatan di Jakarta Selatan, 4 kecamatan di Jakarta Barat, 2 kecamatan di Jakarta Timur dengan total tidak kurang dari 111 KK terdampak. Di Depok, ada 2 kecamatan terdampak banjir dengan 57 KK terdampak, dan Tangerang Selatan 4 kecamatan dengan 843 KK terdampak," terangnya.
Baca juga: Ada 30 Rumah di Sawangan Baru Kota Depok Terjebak Banjir 2 Meter
Suharyanto mengatakan bahwa hingga siang ini, BNPB fokus untuk terus memperkuat koordinasi dengan BPBD dan OPD terkait termasuk dengan Basarnas untuk merespon permintaan-permintaan evakuasi dari masyarakat di daerah terdampak. Kemudian BNPB juga mensiagakan dukungan logistik dan peralatan yang mungkin diperlukan jika nanti ada pengungsian dan kebutuhan darurat di lapangan.
Pengaduan, laporan dan permintaan bantuan bisa dilaporkan ke Pusdalops BNPB melalui call center 117 yang akan langsung ditindaklanjuti kepada personil dan OPD di lapangan.
"Saya menghimbau agar masyarakat di Jabodetabek tetap waspada, jika terjadi hujan dengan durasi lebih dari 1 jam dan intensitas tinggi, diharapkan masyarakat yang berada di sekitar daerah aliran sungai dan di sekitar lereng curam (khusus untuk masyarakat di Kab Bogor) agar berinisiatif untuk evakuasi sementara ke lokasi yang lebih aman," tandasnya.(OL-4)
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Peluncuran rumah contoh tipe Alder di Kota Modern Tangerang menarik ratusan pengunjung. Hunian dua lantai ini ditawarkan dengan cicilan mulai Rp6 juta.
TERSANGKA kasus dugaan penganiayaan Bahar bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026.
BMKG memprediksi pagi hari di sebagian besar wilayah Jakarta akan diawali dengan kondisi berawan tebal.
Emiten properti PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) mengumumkan langkah strategis untuk memperkuat pangsa pasar di kawasan Jabodetabek
Ia menjelaskan, perubahan tata ruang yang tidak terkendali turut memengaruhi daya tampung air di wilayah Jabodetabek.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved