Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 30 kepala keluarga (KK) yang tinggal di tepian Kali Pesanggerahan di RT 002 RW 08 Kelurahan Sawangan Baru Kecamatan Sawangan Kota Depok terjebak banjir setinggi 2 meter. Mereka terjebak selama sekitar tiga jam, pada Sabtu (16/7) dini hari.
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Welman Naipos-pos, mengatakan air banjir datang sejak sekitar pukul 01.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Air sempat mencapai ketinggian 2 meter kemudian turun lagi.
Menurut Welman, banjir tersebut disebabkan hujan deras dan aliran air kali yang meluap. "Air mulai tergenang Jumat (15/7) jelang tengah ketika turun hujan deras. Dua jam kemudian, pada pukul 02.00 WIB, genangan air banjir semakin tinggi mencapai 2 meter," katanya. Sabtu (16/7).
Karena air banjir sudah tinggi, warga diungsikan ke mushola setempat, dengan perahu karet. Ada 30 KK yang diungsikan ke Mushola. "Hingga pagi ini rumah warga masih terlihat genangan sehingga warga belum kembali ke rumahnya," katanya.
Welman mengatakan, dari keterangan warga, di lingkungan RT 002 RW 08 sering dilanda banjir jika turun hujan deras dan luapan air di kali, sehingga warga setempat sudah menyiapkan aturan khusus guna mengantisipasi banjir. "Aturannya, kalau air banjir sudah mencapai 70 cm, maka warga langsung menghubungi petugas DPKP untuk bersiap-siap mengevakuasi warga," kata dia.
Welman mengatakan hujan deras yang turun di Kota Depok dari Jumat hingga siang ini juga menyebabkan terjadi banjir di Jalan Mandor Jaun 2 RW 01 Kelurahan Pancoran Mas. Tinggi air 90 centimeter.
Banjir di daerah ini terjadi karena luapan kali dan waduk perikanan serta saluran air tidak bisa menampung air. Banjir juga melanda RT 002 RW 05 Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Pancoran Mas tinggi air 1 meter.
Ia menambahkan kendaraan roda empat dan dua mogok akibat genangan air. Banyak anak-anak ikut membantu mendorong kendaraan yang terjebak. "Iya anak-anak pada bantuin dorong mobil yang mogok," terangnya (OL-13)
Baca Juga: Warga Bantaran Kali Bekasi Dievakuasi Karena Luapan Sungai
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved