Rabu 25 Mei 2022, 19:28 WIB

Pemprov DKI Jakarta Gandeng Perusahaan Prancis Kembangkan MRT Jakarta

Putri Anisa Yuliani/Selamat Saragih | Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Gandeng Perusahaan Prancis Kembangkan MRT Jakarta

Antara/Reno Esnir
Kereta MRT Jakarta berada di Depo MRT Lebak Bulus

 

SESUAI Paris Agreement, Jakarta berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 30% pada 2030. Tantangan terbesar adalah mengubah paradigma bermobilitas dari car oriented development menjadi transit oriented development di sebuah kota yang hampir berusia 500 tahun ini. 

Untuk itu, upaya mewujudkan masa depan transportasi perkotaan melalui pengembangan jaringan MRT Jakarta terus dilakukan. Bertempat di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Prancis di Paris, pada Selasa 17 Mei 2022, PT MRT Jakarta (Perseroda) menginisiasi kegiatan yang bertajuk Investing in Urban Regeneration Forum 2022 (Forum Investasi Pembangunan Kota), meliputi sejumlah kegiatan yang melibatkan pelaku industri besar perkeretapiaan di Prancis.

Forum ini dibuka langsung oleh Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Fernando Alwi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, serta dihadiri oleh Komite Investasi Jakarta Thomas Trikasih Lembong, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar dan Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud.

“Kita semua menghadapi krisis iklim yang sama, perlu kerja kolaborasi dalam menyikapinya. Kita harus berpikir jauh ke depan, mendorong perubahan yang lestari dan berkelanjutan. Dalam hal ini, MRT Jakarta akan menjadi tulang punggung dari perubahan mobilitas di Jakarta,” ungkap Anies Baswedan.

Dalam acara tersebut, dilakukan pula dua penandatanganan nota kesepahaman dengan dua perusahaan industri perkeretaapian ternama milik Prancis. Pertama, bersama Alstom terkait kerja sama Solusi Sistem Perkeretaapian yang mencakup skema pengadaan rolling stock, sinyal, infrastruktur serta layanan MRT Jakarta. 

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar dan Pre-tender Support and Marketing Director Alstom Didier Valiere. Kedua, bersama Thales terkait Solusi Teknologi Integrasi Sistem Pertiketan yang ditandatangani oleh Direktur Utama MRT Jakarta, William Sabandar dan VP Managing Director Revenue Collection Systems Ground Transportation Thales, Jean-Marc Reynaud. 

Baca juga : Kebijakan Ganjil-genap Diperluas, Ini Daftar 25 Jalan di Jakarta

“Sebagai kota yang baru memulai MRT dibanding kota-kota metropolis dunia lainnya, di mana dari 240 kilometer jaringan MRT yang direncanakan, sekarang baru kita mulai dengan 16 kilometer, untuk itu kerja sama dibutuhkan. Kita ingin bertukar pengalaman dan gagasan dari kota-kota dunia yang sudah lebih dulu mengadopsi sistem mobilitas lestari, seperti Paris,” imbuh Anies.

Penandatanganan nota kesepahaman dengan dua perusahaan besar di bidang industri perkeretaapian Prancis merupakan upaya MRT Jakarta menghadirkan masa depan transportasi di Indonesia, bahkan lebih jauh lagi, upaya untuk menghadirkan wajah baru Jakarta sebagai masa depan pusat ekonomi baru dan terbarukan di Indonesia.

“Dengan Alstom, kita akan melihat kerja sama untuk membangun sistem perkeretaapian perkotaan yang paling tepat untuk Jakarta, baik dari aspek kereta, persinyalan, infrastruktur serta layanan MRT Jakarta. Sedangkan dengan Thales, kita akan menjajaki aspek teknologi dan solusi teknis terkait sistem tiket dan pembayarannya untuk pengembangan MRT Jakarta selanjutnya,” ujar Direktur Utama MRT Jakarta, William Sabandar.

Lebih jauh lagi, tambah William, akan ada potensi kerja sama menjadi penyedia jasa konsultasi bagi daerah lain yang ingin mengembangkan sistem transportasi publik perkotaannya. Harapannya, melalui pertemuan dengan pelaku industri perkeretaapian perkotaan kelas dunia ini, masa depan transportasi publik di Jakarta akan semakin baik dan Jakarta akan menjadi kota yang setara dengan kota-kota metropolitan lainnya.

Untuk diketahui, Alstom adalah perusahaan Prancis yang membuat TGV, kereta cepat pertama di Eropa. Sedangkan, Thales merupakan perusahaan teknologi yang terlibat dalam modernisasi sistem persinyalan kereta bawah tanah London Underground dan kereta cepat Turki. (OL-7)

Baca Juga

Antara

Wisma Atlet Kemayoran Rawat 173 Pasien Covid-19

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Minggu 03 Juli 2022, 21:40 WIB
Yoga memerinci pasien terpapar covid-19 terdiri dari 67 pria dan 106...
Ist

Holding BUMN Farmasi Turut Meriahkan Jakarta Fair 2022

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 20:58 WIB
Kemenkes juga turut mengajak Holding BUMN Farmasi (Biofarma, Kimia Farma, Indofarma) untuk memeriahkan event tahunan Ulang Tahun Kota...
dok.ist

Dedy Irsan Resmi Kepala Ombudsman RI Jakarta Raya 2022-2027

👤 Selamat Saragih 🕔Minggu 03 Juli 2022, 19:49 WIB
Plt Ombudsman Jakarta Raya Dedy Irsan dilantik menjadi Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya periode...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya