Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH pemudik gratis Kota Depok memanfaatkan Idulfitri untuk melangsungkan pernikahan di kampung halamannya. Abdul Fatah, 26, menyampaikan akan menikah di kampung halamannya, Pemalang, Jawa Tengah, pada hari H Idulfitri.
“Saya mudik ke Pemalang, karena saya mau menikah. InsyaAllah akad nikahnya tanggal 3 Mei,” katanya di tempat keberangkatan mudik gratis, Terminal Tipe A Jatijajar, Jalan Raya Bogor, Tapos, Kamis (28/4).
Fatah mengaku rencana pernikahannya sudah direstui oleh orangtua kedua belah pihak.
"Orangtua saya dan orangtua dari calon istri sudah sepakat mengenai pernikahan tersebut," imbuhnya.
Ia menceritakan pernikahannya dengan calon istri harusnya tahun 2020. Tetapi karena pandemi covid-19 dan larangan mudik, rencana tersebut jadi ditunda.
Sutisa, pemudik gratis lainnya, berujar dia dan calon istrinya akan menjadikan mudik Lebaran ini untuk menikah di kampung halaman, Tegal, Jawa Tengah.
"Ini hari baik. Hari baik (Idulfitri) ini menjadi pertimbangan saya dan calon istri untuk menjalankan rencana pernikahan," tuturnya.
Baca juga: One Way dan GaGe Diterapkan Hari Ini, Korlantas Ajak Pemudik Tertib Taati Aturan
Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Depok Marbudiantono mencatat ada 28 pasangan calon pengantin yang menyampaikan pernikahannya. Itu, diketahui saat para calon pemudik gratis mendaftar ke Dinas Perhubungan Kota Depok beberapa waktu silam.
Mereka, katanya, sudah mengajukan persyaratan lengkap agar bisa dinikahkan oleh penghulu pada hari lebaran. Menurut mereka, pernikahan pada hari lebaran banyak dipilih oleh sebagaian masyarakat karena dinilai memiliki banyak keistimewaan dibandingkan dengan bulan yang lainnya menurut adat jawa.
“Tercatat jumlah pasangan calon pengantin yang menyampaikan rencananya itu sudah mendaftar ke Kantor Urusan Agama dimana mereka tinggal," ucap Marbudiantono.
Ia pun menerangkan menikah di hari dan malam lebaran memang banyak dipilih oleh sebagain masyarakat, karena disamping punya nilai adat selain itu memiliki banyak keistimewaan dan kelebihan dibandingkan bulan lain.
“Malam takbiran dan hari raya Idulfitri merupakan hari yang baik karena dilangsungkan sehari menjelang Idulfitri. Selain itu, banyak sanak saudara yang berkumpul di rumah karena libur kerja, sehingga memungkinkan pengantin didatangi tamu dan keluarganya, hal ini pun sudah menjadi adat istiadat yang terbiasa,” tambahnya.
Terkait hal tersebut, Marbudiantono memberikan apresiasi ini merupakan tugas penghulu, sehingga harus melayani masyarakat secara prima dan memberikan pelayanan nikah yang disenangi dan berintegritas.
"Peningkatan jumlah calon pengantin yang menikah pada hari lebaran sangat signifikan," pungkasnya.(OL-5)
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Dijelaskan Syifa Hadju, alasan belum mau mengenakan busana seragam dengan El Rumi adalah karena saat ini status mereka yang belum sah sebagai suami istri.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
Kebijakan ini berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai swasta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
Satgas Saber bertujuan menjamin pelaksanaan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Harga Eceran Tertinggi (HET), serta Harga Acuan Pembelian dan Penjualan (HAP)
Hingga saat ini, MK mengaku belum memiliki alasan kuat dan mendasar untuk mengubah pendirian hukumnya terkait aturan pernikahan di Indonesia.
Selain kemandirian finansial, standar sosial di Indonesia juga turut memperberat pertimbangan generasi muda untuk menikah.
Konsep yang selama ini identik dengan skala besar dan format konvensional mulai bergeser menuju pernikahan yang lebih terkurasi, berskala kecil, dan menekankan kualitas pengalaman.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Dalam keluarga dengan tingkat literasi rendah mengenai pendidikan dan kesehatan reproduksi, pernikahan dini sering kali dianggap sebagai solusi instan menuju kedewasaan.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved