Rabu 30 Maret 2022, 12:17 WIB

DPRD DKI Minta Pemprov Rutin Gelar Operasi Pasar Selama Ramadan

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
DPRD DKI Minta Pemprov Rutin Gelar Operasi Pasar Selama Ramadan

MI/ANDRI WIDIYANTO
Warga membawa minyak goreng murah yang baru dibeli saat operasi pasar di Polsek Pancoran, Jakarta.

 

ANGGOTA Komisi B DPRD DKI Jakarta Hasan Basri Umar meminta BUMD bidang pangan harus rutin menggelar operasi pasar. Upaya tersebut diyakini mampu mengatasi adanya oknum yang sengaja menimbun atau mematok harga kebutuhan pokok diatas normal.

“Harus rutin, kalau tidak harganya akan melonjak. Contoh saja harga di luar seperti minyak satu liter Rp28 ribu, tapi ternyata BUMD menyediakan minyak dengan harga Rp24 ribu. Ini harus dipantau terus agar stabilitas harga aman,” ujarnya saat mengunjungi gudang beras PT Tjipinang Food Station, Jakarta Timur, Selasa (29/3).

Di lokasi yang sama, anggota Komisi B Taufik Zoelkifli meminta agar PT Tjipinang Food Station, Perumda Pasar Jaya, dan Perumda Dharma Jaya melakukan percepatan dan penjagaan stok kebutuhan daging sejak dini.

Baca juga: Pemkab Semarang Akan Kembali Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng

“Untuk penjagaan kita meminta untuk meremajakan cold storage, kalau ditambah maka persediaan bisa lebih mudah. Kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” terangnya.

Ketiga BUMD pangan pun mengaku sudah menyiapkan skema untuk pemenuhan kebutuhan warga Jakarta dan memastikan ketersediaan stok pangan aman.

Direktur Utama Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan sudah melakukan kerjasama dengan beberapa BUMD daerah untuk mendapatkan stok daging sapi dan unggas.

“Kami siap, stok aman, karena kami telah mengembangkan kerjasama kemitraan untuk mendapatkan pasokan bahan baku baik ternak daging, maupun ayam yang kompetitif berkualitas dan berkelanjutan,” tuturnya di Perumda Dharma Jaya, Cakung Jakarta Timur.

Lalu Direktur Perkulakan dan Retail Perumda Pasar Jaya Anugrah Esa mengaku telah menyetok sejumlah komoditas pangan seperti cabai dan bawang di dalam controlled atmosphere storage (CAS) yang mampu menampung hingga 16 ton, sehingga ia dapat memastikan harga tetap stabil hingga Idul Fitri.

“Kita di sini punya tiga CAS. Satu CAS bisa menyimpan 16 ton. Ketika butuh untuk stabilisasi harga, baru kita keluarkan. Jadi masyarakat cukup tenang dalam menghadapi Ramadan tahun ini,” ucapnya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.”

Hal senada juga diungkap Direktur PT Tjipinang Food Station Pamrihadi Wiraryo. Ia memastikan stok beras untuk satu bulan kedepan aman.

“Kebutuhan beras kita 30 ribu, saat ini kita sudah ada stok 33 ribu. Dalam waktu dekat kita juga akan panen raya di 7.980 hektare yang akan menghasilkan gabah kering 45.486 ton. Jadi dapat kami pastikan stok beras aman,” tandasnya. (OL-1)

Baca Juga

MI/Ramdani

Wagub Tegaskan Pulau Reklamasi Tak Boleh Eksklusif

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 30 September 2022, 14:02 WIB
PEMPROV DKI Jakarta telah menerbitkan Peraturan Gubernur No 31 tahun 2022 tentang Rencana Detail Tata Ruang Perencanaan di Provinsi DKI...
ANTARA/Muhammad Adimaja

Wagub DKI Janji Kaji Kembali Revitalisasi Halte Transjakarta Bunderan HI

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 30 September 2022, 10:46 WIB
Politikus Partai Gerindra itu yakin Transjakarta tidak akan sembarangan dalam melakukan pembangunan infrastruktur, apalagi yang melibatkan...
ANTARA/Muhammad Adimaja

Tim Ahli Cagar Budaya DKI Usul Halte Transjakarta Bundaran HI Direndahkan

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Jumat 30 September 2022, 08:31 WIB
Halte Transjakarta Hotel Bundaran Indonesia itu menghalangi visual dari objek diduga cagar budaya (ODCB), yaitu Patung Selamat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya