Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pria sopir bajaj berinisial D, 53, ditangkap polisi setelah melakukan aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pelaku ditangkap di Jalan Sawah Barat, RT 02/01, Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Selasa (8/3) malam.
Dari keterangan pelaku, dirinya beberapa kali melakukan perbuatan tersebut kepada korban. "Sudah lebih dari 10 kali kepada korban," kata pelaku D kepada polisi saat diamankan.
Pelaku nyaris menjadi bulan-bulanan warga yang geram dengan aksi pelaku. Beruntung, aksi tersebut dapat dicegah oleh aparat yang tiba di lokasi kejadian.
Menurut pengakuan pelaku, kejadian terjadi ketika korban mendatangi kamar kontrakan pelaku. Pelaku awalnya meminta korban untuk memijat dirinya. Selanjutnya pelaku melakukan aksi pencabulan itu hingga berulang kali.
Kapolres Jakarta Timur Kombes Budi Sartono membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pelaku telah diamankan ke Polsek Duren Sawit. "Iya, diamankan Polsek Duren Sawit. Sekarang masih kami periksa," kata Budi, saat dihubungi, Rabu (9/3).
Budi mengatakan pelaku telah mengakui aksi pencabulan yang dilakukannya tersebut. Ia mengatakan diduga ada tiga anak di bawah umur yang menjadi korban. Namun, sejauh ini aksi bejat tersebut baru terbukti dilakukan terhadap satu anak. Ia mengatakan polisi mendalami lebih lanjut dengan memeriksa sejumlah saksi.
"Dugaannya tiga orang tetapi yang sudah memenuhi unsur satu. Yang dua ini hasil keterangan sementara dari korban ada tiga tetapi masih kami periksa saksi-saksi lain," kata Budi.
Baca juga: Wagub DKI Pastikan Program Penanggulangan Kemiskinan Berdampak
Ia mengatakan pelaku mengiming-imingi korban dengan sejumlah uang agar korban mau menuruti keinginan pelaku. "Korban itu memang dijanjikan diberikan uang ya," katanya.
Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar Ahsanul Muqqafi mengatakan, sejauh ini ada tiga anak yang diduga menjadi korban pencabulan pelaku. Ketiga korban berusia 10 hingga 13 tahun.(OL-14)
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya membangun ekosistem hukum yang kuat serta edukasi yang memadai untuk melindungi anak-anak.
kasus kekerasan terhadap siswa ini mencederai rasa kemanusiaan.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus penculikan anak yang terjadi belakangan ini.
Psikolog anak, Mira Damayanti Amir, menekankan bahwa darurat kekerasan tengah terjadi di Indonesia.
UPAYA yang terukur untuk mewujudkan gerakan mengatasi kondisi darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak harus segera direalisasikan.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved