Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Pemprov DKI Jakarta masih melakukan monitoring dari pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100%. Hal ini sempat diingatkan oleh Presiden Joko Widodo yang meminta pemerintah daerah mengevaluasi PTM 100% di tengah lonjakan kasus covid-19.
“PTM kita masih evaluasi hari ini, Pak Gubernur dan jajaran akan rapat nanti akan kami informasikan ya. Prinsipnya kami terus monitoring, kami awasi , kami evaluasi, dan mengambil langkah,” kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (2/2).
Sementara itu, Kabid Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah mengutarakan DKI Jakarta masih mengikuti regulasi dari pemerintah pusat. Tertuang dalam SKB 4 Menteri yang mengatur penerapan PTM 100% bisa dilakukan di PPKM Level 2.
“Masih PPKM level 2 maka kita masih laksanakan PTM terbatas 100%. Kalau kondisi DKI sudah PPKM level 3, maka dengan sendirinya kebiajakn PTM 100% akan berubah jadi 50%,” katanya saat dihubungi.
Baca juga: Anies Mengaku Monitor, Jokowi Minta PTM di Jakarta Dievaluasi
Pihaknya menjelaskan saat ini Disdik DKI Jakarta juga memerhatikan sisi kesehatan. Karena menggunakan sistem buka-tutup sekolah saat ditemukan kasus covid-19. Sehingga saat ada temuan kasus di sekolah, maka sekolah tersebut ditutup dulu dan dilakukan pelacakan kasus.
“Ini kan modelnya kan tutup dan buka, kalau ada kasus temuan lalu 5 hari efektif di pembelajaran jarak jauh (PJJ),” jelasnya.
Sedangkan, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan jumlah kasus aktif di Jakarta per Selasa (1/1) sudah menembus angka 36.881 (orang yang masih dirawat/isolasi). Dengan positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 16%.
"Perlu digarisbawahi 34.631 orang dari jumlah kasus aktif (93,9%) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri," kata Dwi dalam keterangan resminya, Selasa (1/2) malam.
Selain itu, Dwi mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan varian omikron yang kini juga meningkat di Jakarta. Dari 2.892 orang yang terinfeksi omikron, sebanyak 1.581 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 1.311 lainnya adalah transmisi lokal.(OL-5)
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Jokowi menegaskan komitmennya untuk aktif membesarkan PSI sebagai partai yang solid dan berjangkauan luas.
Presiden RI ke-7, Joko Widodo menegaskan dukungan dan harapan besarnya terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai memberikan motivasi langsung dalam Rakernas
PRESIDEN ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait namanya yang dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi kuota haji yang menyeret mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
Akademisi Rocky Gerung mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan sebagai ahli yang dihadirkan pihak Roy Suryo dalam perkara dugaan ijazah palsu Jokowi.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved