Rabu 08 Desember 2021, 14:29 WIB

Ini Kronologi Polisi Dikeroyok saat Bubarkan Balapan Liar

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Ini Kronologi Polisi Dikeroyok saat Bubarkan Balapan Liar

DOK MI.
Ilustrasi.

 

SEORANG anggota Polri Brigadir IL menjadi korban pengeroyokan dari sekelompok orang tidak dikenal saat hendak membubarkan aksi balap liar di Bunderan Pondok Indah Jalan Metro Pondok Indah, Kebayoran Lama Jakarta Selatan, Selasa (7/12).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menerangkan kejadian penganiayaan terhadap anggota Polri tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Anggota tersebut, kata Zulpan, tengah dinas di Sat Sabhara Polres Tangerang Selatan.

Saat itu korban bersama istri menggunakan kendaraan roda empat melintas di Pondok Indah. IL memberhentikan kendaraannya saat di depan matanya ada balap liar yang dilakukan sekelompok orang.

Sebagai anggota kepolisian, ia pun berinisiatif untuk membubarkan balap liar itu. Tak dinyana, bukannya membubarkan diri, para pelaku malah meneriakkan dengan kata-kata provokasi, seperti polisi gadungan.

Padahal, kata Zulpan, IL masih menggunakan seragam dinas. "Yang lebih memprihatinkan korban ditemani istrinya. Karena ada provokasi tersangka mengeroyok, dicoba dilerai oleh istri korban tapi tidak diindahkan pelaku," papar Zulpan, di Polda Metro, Jakarta, Rabu (8/12).

Zulpan menegaskan akan menindak hukum yang adil dan tegas kepada pelaku yang terang-terangan memukul anggota Polri. Sejauh ini, Zulpan menerangkan polisi telah mengamankan enam orang berinisial FP, JW, N, FA, BB, dan A.

Baca juga: Polres Jaksel Selidiki Pengeroyokan Anggota Polisi di Pondok Indah 

Adapun barang bukti yang diamankan oleh penyidik ialah baju dinas Polri yang dipakai korban, kemudian HP para tersangka, pistol korek, serta rekaman CCTV. "Kasus ini bisa diungkap dengan cepat oleh Polres Jaksel karena anggota di lapangan langsung menemukan petunjuk di antaranya CCTV dan video," pungkasnya. Atas perbuatan itu, keenam tersangka akan dikenakan Pasal 170 KUHP dan Pasal 212 KUHP Juncto 214 KUHP ancaman pidana 8 tahun 6 bulan. (OL-14)

Baca Juga

Dok. Sahabat Ganjar

Sahabat Ganjar Bagi Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19 di Jakarta 

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 20:49 WIB
Pada kegiatan sosial kali ini dihadiri oleh DPW Sahabat Ganjar Jakarta, DPC Sahabat Ganjar masing-masing Kota Jakarta dan relawan Sahabat...
MI/Tri Subarkah

Pendapatan Parkir di Cikini Berkurang Usai Trotoar Dilebarkan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 18:52 WIB
pendapatan parkir di kawasan itu jauh menurun saat trotoar sudah selesai...
ANTARA

Cegah Omikron, Disdik Kota Bekasi Perketat Prokes PTM Terbatas

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 17:00 WIB
Terlebih Disdik sedang mengkaji sekolah-sekolah untuk menggelar PTM secara penuh atau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya