Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
POLISI telah menangkap buronan kasus mutilasi seorang pengemudi ojek online berinisial RS, 28, di Bekasi, Jawa Barat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan membenarkan penangkapan tersebut.
"Sudah (ditangkap)," ujar Zulpan kepada awak media, Selasa (30/11).
Zulpan mengatakan pelaku berinisial ER diciduk di kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (28/11) malam.
Baca juga: Kasus Mutilasi Di Bekasi Dipicu Sakit Hati Kepada Korban
Sementara itu, Kasat Reskrim Metro Bekasi AKBP Aris Timang mengatakan pelaku ER tidak ikut melakukan mutilasi. Namun, ER memegang badan korban saat para pelaku melakukan pembunuhan. Informasi itu diketahui dari pengakuan ER dan tersangka lain.
"Pas eksekusi itu, dia ikut megang. Setelah korban meninggal, pergi dia, tidak ikut motong," kata Aris.
Aris mengatakan ER bukan pembunuh bayaran dan tidak menerima bayaran dari eksekusi tersebut. Ia mengatakan antara ER dengan dua pelaku lainnya berinisial FM dan MAP yang sudah ditangkap adalah sahabat karib.
Sebelumnya, sejumlah potongan tubuh manusia ditemukan warga di Jalan Raya Pantura, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Sabtu (27/11).
Polisi mengungkapkan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria berinisial RS bermotif dendam.
Dalam kasus tersebut, ada tiga pelaku, dua di antaranya telah terlebih dulu ditangkap, yakni FM, 20, dan MAP, 29.
Atas perbuatan mereka, para tersangka dipersangkakan Pasal 340 KUHP dan atau 338 KUHP dengan ancaman pidana seumur hidup. (OL-1)
Massa tetap bertahan di jalan lingkar walau diberondong gas air mata. Sesekali mereka merangsek ke depan Mapolda ketika efek gas air mata sudah memudar.
Aparat di lapangan agar lebih persuasif dan humanis, serta tidak bertindak brutal dalam mengamankan warga
PP KAMMI menilai insiden pelindasan seorang peserta aksi oleh polisi menggunakan mobil taktiks Baracuda menambah panjang daftar tindakan represif aparat dalam menangani demonstrasi.
Total sebanyak 44 orang dibawa ke markas polisi setelah aksi berlangsung ricuh di depan Gedung DPRD Sumut.
Petugas kepolisian yang berjaga langsung menembakkan air untuk mengurai massa. Merespon halauan polisi, massa aksi kemudian membalas dengan melempari petugas dengan benda keras.
LBH Jakarta menegaskan aparat kepolisian harus menjamin kebebasan berekspresi dan tidak bersikap represif dalam menghadapi gelombang aksi massa dalam unjuk rasa di DPR dan wilayah Jakarta
BMKG mencatat lima kali gempa bumi terjadi di sejumlah daerah di Jawa Barat dalam sehari pada Rabu (20/8). Gempa itu dirasakan masyarakat di Bandung Barat, Purwakarta, hingga Kabupaten Bekasi.
Menurut BMKG Jawa Barat, gempa bumi Bekasi tersebut terasa sampai wilayah Bogor dan Purwakarta. Namun, di wilayah Purwakarta hanya terasa selama beberapa detik saja.
Greeneration Foundation bersama EcoRanger dan Kecamatan Muara Gembong yang didukung oleh Fujitsu menyelenggarakan Merdeka Clean Up Muara Gembong
Perkuat Pasar Indonesia, Cognex Hadirkan Pusat Layanan & Demo Teknologi di Bekasi
Tim Unit Ranmor dan Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Bantar Gebang menangkap kedua pelaku pada 19 Juli 2025
Machiko Kennedy baru saja dinobatkan sebagai Puteri Kebudayaan Remaja Indonesia 2025 di ajang nasional yang berlangsung di Yogyakarta.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved