Rabu 17 November 2021, 16:20 WIB

Korban Pelecehan Seksual di Lenteng Agung Alami Gangguan Psikologis

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Korban Pelecehan Seksual di Lenteng Agung Alami Gangguan Psikologis

Ilustrasi
Pelecehan seksual

 

POLISI menangkap pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur berinisial FM, 29, di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. 

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah mengatakan pelaku dan korban sama-sama bermain game online. Pelaku lalu mengiming-imingi korban dengan isi ulang atau voucher game online agar korban mau menuruti keinginan pelaku.

Baca juga: Dinas Pendidikan DKI Tambah Jam Pelajaran PTM 

"Modus pencabulan mulai dari meraba, memegang kemaluan dan beberapa perbuatan lainnya dan cara pelaku bisa bujuk korban yakni dengan iming-imung beri uang dan top up game gratis dan beri poin game gratis," kata Azis di Jakarta, Rabu (17/11).

Azis menjelaskan 14 anak di bawah umur menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan pelaku. Azis mengungkapkan, rata-rata usia korban yaitu antara 7 hingga 11 tahun. 

"(Korban) pelajar SD, jumlahnya yang terdata sampai saat ini yaitu sebanyak 14 anak," ungkap dia.

Azis mengatakan para korban juga disuguhi video seks sesama jenis yang membuat psikologis korban terganggu. Pelaku juga meminta para korban untuk berhubungan di hadapannya. 

Azis mengatakan pelaku sempat menjadi korban pelecehan seksual dan melampiaskannya kepada anak-anak di lingkungan tempat tinggal pelaku.

"Ia pernah jadi korban dan jadi kecanduan dan lampiaskan dengan anak-anak kecil di sekitarnya," katanya.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 76 huruf E Juncto Pasal 82 UU Nomor 25 tahun 2014 tentang perlindungan anak ancaman pidana maksimal 15 tahun.

Lebih lanjut, Azis mengungkapkan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan pemulihan kepada para korban.

"Kami rutin penanganan ini unit PPPA ajak instansi lain P2TP2A untuk hadir di sini akan rutin tindakan apa saja yang dilakukan untuk rehab atau kuratif. Sejak sore kemarin sudah datang siang ini juga sudah datang," katanya.

Sebelumnya, kasus ini terungkap setelah satu korban bercerita kepada orangtuanya perihal pelecehan seksual yang dialami.

"Kalau dari ibu yang tadi malam cerita bahwasanya anaknya tanya-tanya tentang alat kelaminnya. Cerita lah dia sama ibunya," kata ungkap Ketua RW setempat, Raden Taufik.

"Ibunya dengar sekali, dua kali cerita hal yang sama, ibunya mulai curiga. Anaknya tanya, kelamin itu selain air seni keluar apa lagi. Ya pokoknya begitu lah, akhirnya disebut nama pelaku," tambahnya.

Setelah mendengar pengakuan korban, warga langsung menyatroni rumah pelaku pada Senin (15/11/2021) malam. Taufik lalu menuju kediaman pelaku. Di sana, puluhan warga sudah berkumpul menunggu pelaku keluar dari rumahnya.

"Sampai di lokasi sudah ramai. Rumah (pelaku) sudah dikepung sama warga," ujar dia.

Pengurus RT dan RW setempat tidak berani untuk membawa pelaku ke kantor polisi karena melihat massa yang sudah emosi.

Mereka pun memutuskan untuk menunggu petugas kepolisian datang ke lokasi untuk membawa pelaku.

"Saya sendiri mau mengevakuasi nggak berani dengan situasi massa seperti itu. Sementara yang berhak itu kan aparat. Nah, aparat butuh waktu untuk sampai ke lokasi," tutur Taufik. 

Massa yang sudah terlanjur geram dengan aksi pelaku pedofil akhirnya menerobos masuk dan menghakimi pelaku hingga babak belur.

"Iya jebol juga sebelum aparat datang," ucap Taufik. (OL-6)

Baca Juga

Antara

Pemprov DKI Tambah Lokasi Vaksinasi Booster

👤Ant 🕔Senin 24 Januari 2022, 23:42 WIB
Peningkatan sambil menunggu dan menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin dari pemerintah...
Antara/Aprilio Akbar

Pembangunan Sirkuit Fomula E Masuki Tahap Pemilihan Kontraktor 

👤Hilda JUlaika 🕔Senin 24 Januari 2022, 22:47 WIB
"Progres Formula E saat ini, kami sedang dalam tahap pemilihan kontraktor untuk pembangunan treknya, Insya Allah awal Februari sudah...
Medcom.id.

Sudah Empat Tersangka Pengeroyokan Lansia di Jaktim

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 20:57 WIB
Meski demikian Zulpan belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut mengenai peran para tersangka dalam kasus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya