Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok membentuk satuan tugas (satgas) untuk mengantisipasi pohon tumbang yang diakibatkan cuaca ekstrem. Hujan deras disertai angin kencang di khawatirkan membuat pohon di pinggir jalan kota tumbang.
Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok Indra Kusuma mengatakan DLHK telah mempersiapkan satgas untuk melakukan tindakan cepat pada pohon tumbang. " Kita sudah ada satgas untuk lakukan tindakan cepat saat pohon tumbang, " kata Indra Rabu (3/11).
Baca juga: Banjir Terus Berulang, DPRD DKI: Gubernur Harus Tepati Janji
Satgas DLHK Kota Depok akan mengevakuasi pohon tumbang di beberapa titik ketika terjadi insiden pohon tumbang. Termasuk juga dua unit mobil dump truk sebagai armada evakuasi pohon yang tumbang.
"Intensitas hujan kembali tinggi dan cuaca akhir-akhir ini cukup buruk. Kami sudah antisipasi dengan menyiagakan minimal 10 satgas pohon serta dua unit armada berupa dump truck guna mengevakuasi pohon tumbang,” ujar Indra.
Indra mengatakan, satgas juga akan bersiaga selama 24 jam. Terlebih dengan adanya pohon tumbang mau pun yang sudah rawan. "Kami tidak bisa prediksi cuaca dan pohon rawan tumbang. Pohon yang teridentifikasi sehat, bisa saja rubuh akibat kekuatan angin yang begitu kencang," imbuhnya.
Agar masyarakat tetap aman, Indra menambahkan, pihaknya sudah memasang rambu atau peringatan di sejumlah pohon rawan tumbang. Hal itu sebagai upaya mengingatkan agar warga tetap waspada.
Sejak 21 September hingga 1 November 2021 sudah terjadi dua kali perisitiwa pohon tumbang akibat cuaca buruk di Kota Depok. Namun, pohon tumbang tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Welman Naipos-pos menambahkan pohon tumbang yang terjadi Senin (1/11) merusak bangunan sekolah taman kanak-kanak (TK) di Jalan Mandor Ancol RT 004 RW 07, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas.
Selain itu, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang juga merobohkan pohon besar di Perumahan Vila Pamulang RT 005 RW 12, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari. Pohon besar yang tumbang di Perumahan Vila Pamulang menimpa sebuah rumah. "Beruntung tidak ada korban jiwa akibat pohon tumbang tersebut, " ujar Welman. (J-2)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Sebanyak 200 pohon perindang di ring road Bantul masuk kategori berbahaya dan prioritas ditebang, terutama jenis munggur yang mudah patah.
Pohon tumbang menyebabkan arus lalu lintas dari Bandung menuju Ciamis dan Jawa Tengah mengalami kemacetan.
Guyuran hujan yang cukup lebat menumbangkan sebuah pohon cukup besar yang menimpa atap bangunan gudang di Banjar Benehkawan, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.
Berdasarkan data kejadian pohon tumbang yang masuk Pusat Pengendalian Operator (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Bantul hingga pukul 13.45 WIB, tercatat 25 lokasi kejadian
POHON tumbang menimpa belasan rumah di Kecamatan Panawangan, Pamarican, Kawali, Cikoneng, Rajadesa, Cijeungjing, Cisaga, Cipaku, Banjaranyar, Baregbeg, Kabupaten Ciamis.
WILAYAH Daerah Istimewa Yogyakarta dilanda angin kencang sejak Jumat malam lalu dan terus berlanjut hingga Sabtu siang. Situasi dan kejadian ini menyebabkan pohon tumbang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved