Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok membentuk satuan tugas (satgas) untuk mengantisipasi pohon tumbang yang diakibatkan cuaca ekstrem. Hujan deras disertai angin kencang di khawatirkan membuat pohon di pinggir jalan kota tumbang.
Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok Indra Kusuma mengatakan DLHK telah mempersiapkan satgas untuk melakukan tindakan cepat pada pohon tumbang. " Kita sudah ada satgas untuk lakukan tindakan cepat saat pohon tumbang, " kata Indra Rabu (3/11).
Baca juga: Banjir Terus Berulang, DPRD DKI: Gubernur Harus Tepati Janji
Satgas DLHK Kota Depok akan mengevakuasi pohon tumbang di beberapa titik ketika terjadi insiden pohon tumbang. Termasuk juga dua unit mobil dump truk sebagai armada evakuasi pohon yang tumbang.
"Intensitas hujan kembali tinggi dan cuaca akhir-akhir ini cukup buruk. Kami sudah antisipasi dengan menyiagakan minimal 10 satgas pohon serta dua unit armada berupa dump truck guna mengevakuasi pohon tumbang,” ujar Indra.
Indra mengatakan, satgas juga akan bersiaga selama 24 jam. Terlebih dengan adanya pohon tumbang mau pun yang sudah rawan. "Kami tidak bisa prediksi cuaca dan pohon rawan tumbang. Pohon yang teridentifikasi sehat, bisa saja rubuh akibat kekuatan angin yang begitu kencang," imbuhnya.
Agar masyarakat tetap aman, Indra menambahkan, pihaknya sudah memasang rambu atau peringatan di sejumlah pohon rawan tumbang. Hal itu sebagai upaya mengingatkan agar warga tetap waspada.
Sejak 21 September hingga 1 November 2021 sudah terjadi dua kali perisitiwa pohon tumbang akibat cuaca buruk di Kota Depok. Namun, pohon tumbang tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Welman Naipos-pos menambahkan pohon tumbang yang terjadi Senin (1/11) merusak bangunan sekolah taman kanak-kanak (TK) di Jalan Mandor Ancol RT 004 RW 07, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas.
Selain itu, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang juga merobohkan pohon besar di Perumahan Vila Pamulang RT 005 RW 12, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari. Pohon besar yang tumbang di Perumahan Vila Pamulang menimpa sebuah rumah. "Beruntung tidak ada korban jiwa akibat pohon tumbang tersebut, " ujar Welman. (J-2)
MASYARAKAT di wilayah Cirebon merasakan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari terakhir.
SUHU di Bandung dan sekitarnya terasa cukup dingin pada Senin (12/1) sejak pagi hingga malam hari.
Kunci utama menghalau virus flu terletak pada kombinasi seimbang antara karbohidrat, protein, dan asupan vitamin dari buah-buahan.
Berbagai formula herbal dan rempah yang tersedia di dapur rumahan dapat dimanfaatkan secara efektif, baik untuk pencegahan maupun membantu proses penyembuhan.
Menurutnya, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat harus menjadi kebiasaan sehari-hari anak, baik di rumah maupun di sekolah.
Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir.
Beberapa titik evakuasi meliputi Jalan Perintis Kemerdekaan (Pulo Gadung), Gang Galur Kanal Banjir Timur (Pulo Gebang), area TPU Kampung Dukuh, serta Jalan Raya Bogor
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, terdapat enam pohon tumbang di ibu kota pada Senin 12 Januari 2026. Data tersebut dihimpun hingga pukul 14.00 WIB.
Sejumlah personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan asesmen an penanganan puluhan pohon tumbang.
ANGIN puting beliung menerjang areal Terminal 1 Bandara Internasional Juandandi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Kamis (8/1) sore.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved