Selasa 19 Oktober 2021, 16:48 WIB

Dapat Rapor Merah dari LBH DKI, Anies: Terima Kasih

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Dapat Rapor Merah dari LBH DKI, Anies: Terima Kasih

Antara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat makan siang di salah satu warteg.

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan terima kasih kepada LBH DKI Jakarta yang belum lama ini menyerahkan rapor evaluasi 4 tahun kepemimpinannya di Ibu Kota. 

Anies pun mengungkapkan apresiasinya terhadap LBH DKI yang sudah memberikan perhatian terhadap tata kelola pemerintahan. "Terkait LBH, kami ucapkan terima kasih. Senang sekali bahwa LBH memberikan energi, perhatian dan waktu untuk memikirkan Jakarta," ujar Anies di Gedung DPRD DKI, Selasa (19/10).

Menurut dia, masukan dari LBH DKI Jakarta akan menjadi rekomendasi yang sangat baik bagi Pemprov DKI Jakarta. Anies juga berjanji akan terus melakukan perbaikan dalam memimpin Ibu Kota di sisa masa jabatannya.

Baca juga: LBH DKI Kritik 4 Tahun Jabatan Anies, Pemprov: Kami Terbuka

"Kami berharap manfaat dari LBH bukan hanya dirasakan Pemprov DKI. Mudah-mudahan perhatian yang sama diberikan ke seluruh pemprov di Indonesia. Sehingga, manfaat dari LBH dan laporannya itu dirasakan semua gubernur dan pemprov," imbuhnya.

Sebelumnya, LBH DKI menyerahkan rapor merah evaluasi empat tahun masa kepemimpinan Anies Baswedan. LBH DKI mencatat masih terjadi penggusuran yang tidak manusiawi selama kepemimpinan Anies. Bahkan, Anies dinilai masih menggunakan aturan yang dibuat oleh mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam upaya penggusuran tersebut.

Baca juga: PSI Pertanyakan Realisasi Program Rumah DP Rp0 Pada Anies

"Penggusuran paksa masih menghantui warga Jakarta. Ironisnya, perbuatan tersebut dijustifikasi dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang tidak memiliki perspektif HAM. Peraturan Gubernur DKI 207/2016, merupakan salah satu ketentuan yang digunakan Pemprov DKI untuk penggusuran," papar advokat LBH DKI Jakarta Charlie Abajilie.

"Pergub yang ditetapkan pada masa Gubernur Basuki, justru dipertahankan dan digunakan hingga saat ini. Seperti, dalam beberapa kasus penggusuran paksa yang menimpa warga Menteng Dalam, Pancoran Buntu II, Kebun Sayur, Kapuk Poglar, Rawa Pule, Guji Baru dan Gang Lengkong Cilincing," imbuhnya.

Selain itu, Anies dinilai hanya gimmick dalam program pembangunan kampung susun di sejumlah lokasi, yang sebelumnya mengalami penggusuran. Misalnya, wilayah sBukit Duri dan Kampung Akuarium. LBH menemukan bahwa rumah susun yang dibangun untuk warga tidak sepenuhnya menjadi milik warga, namun disewakan.(OL-11)
 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Lantai Dua Gedung Cyber 1 Terbakar, Satu Orang Meninggal Dunia

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 02 Desember 2021, 16:27 WIB
Selain satu korban meninggal dunia, terdapat dua korban lainnya yang pingsan dan tak sadarkan...
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Gedung Cyber 1 Terbakar, Ada Warga Terjebak

👤 Hilda Julaika 🕔Kamis 02 Desember 2021, 16:10 WIB
Terkait penyebab kebakaran Gedung Cyber 1 belum diketahui. Termasuk soal jumlah kerugian yang belum bisa...
AFP / Anthony Wallace

Pendiri Media Apple Daily Hong Kong Raih Penghargaan Golden Pen of Freedom

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 02 Desember 2021, 16:05 WIB
Jimmy Lai Chee-ying, 72, dipenjara karena perannya dalam mengorganisir dan berpartisipasi dalam protes pro-demokrasi yang mengguncang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya