Kamis 14 Oktober 2021, 17:25 WIB

DKI Gandeng Warteg untuk Bantu Warga Terdampak Pandemi

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
DKI Gandeng Warteg untuk Bantu Warga Terdampak Pandemi

Antara
Suasana salah satu warteg yang berlokasi di wilayah Pejaten, Jakarta.

 

MELALUI program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) untuk kebutuhan pangan warga terdampak covid-19, Pemprov DKI Jakarta pun menggandeng pemilik warteg yang tersebar di lima kota administrasi. 

Salah satunya, Warteg Family yang berada di Matraman, Jakarta Timur. Dalam kesempatan ini, Gubernur DKI Anies Baswedan turut meninjau pelaksanaan KSBB Pangan di warteg tersebut. 

Anies mengapresiasi para kolaborator dan pemangku kepentingan lain yang ikut andil dalam melakukan pendataan, pendanaan, pengawasan, verifikasi transaksi pembelian, hingga pendistribusian untuk keberlangsungan program. "Peran penting semua yang terlibat, menjadikan kegiatan KSBB Pangan berlangsung lancar," ujar Anies, Kamis (14/10). 

Baca juga: Anies Canangkan Pembangunan Kampung Susun Kunir

"Kesetiakawanan, kepedulian dan kebersamaan masyarakat Jakarta harus terus kita jaga dan perkuat. Melalui program KSBB Pangan, kita bahu-membahu untuk meningkatkan perekonomian warteg di Jakarta," imbuhnya. 

Pihaknya juga menilai dengan adanya program KSBB Pangan, menjadi sarana bagi seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan warga kurang mampu. Sehingga, mereka dapat hidup layak dan tercukupi kebutuhan pangannya, terutama di masa pandemi covid-19. 

"Semoga ikhtiar kita tepat sasaran dan diterima masyarakat kurang mampu. Mari ikut menjadi bagian dalam membantu warga kurang mampu yang membutuhkan," pungkas Anies.

Baca juga: Protes PPKM Terus Diperpanjang, Komunitas Warteg Berbagi Nasi Bungkus

Diketahui, program KSBB Pangan bertujuan membantu pemilik warteg yang terdampak pandemi covid-19. Itu dengan cara membeli makanan dari 1.000 warteg yang ikut berkolaborasi. Kemudian, makanan dari warteg didistribusikan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar warteg.

Program ini sekaligus mengajak masyarakat untuk kembali membeli makanan di warteg. Setiap kota administrasi setidaknya mendaftarkan 200 warteg, dengan rincian tiap warteg menyediakan 50 box makanan dan maksimal pembelanjaan Rp750.000.

Adapun Pemprov DKI berkolaborasi dengan Koperasi Warteg Nusantara, kelurahan dan pengurus RT/RW dalam menentukan warteg beserta warga penerima manfaat. Lalu, PT Pancoran Soccer Field sebagai kolaborator yang menyediakan dana untuk 1.000 warteg. DKI juga berkolaborasi dengan Yayasan Turun Tangan dalam proses pengawasan dan verifikasi bantuan.(OL-11)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Tewaskan Dua Orang, Polisi Selidiki Kecelakaan Bus TransJakarta

👤Hilda Julaika 🕔Senin 25 Oktober 2021, 14:47 WIB
Lebih lanjut dijelaskan, untuk dugaan sementara penyebab kecelakaan tersebut karena salah satu sopir Bus Trans Jakarta...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Pemeriksaan Rachel Vennya Terkait Mobil B 139 RFS Diundur

👤Mediaindonesia 🕔Senin 25 Oktober 2021, 14:26 WIB
Karena yang bersangkutan tidak bisa hadir, waktu pemeriksaan terhadap Rachel diundur menjadi Selasa pukul 10.00...
Antara

DKI dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 25 Oktober 2021, 14:23 WIB
Kerja sama terkait pemanfatan Bantargebang diperpanjang lima tahun, mengingat kerja sama sebelumnya sudah berakhir pada 26...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Proyek Strategis Terus Melaju

Pemerintah perlu melakukan berbagai langkah extraordinary agar realisasi PSN dapat berjalan lebih maksimal.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya