Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRESTA Bogor Kota menangkap dan menahan dua pelajar pelaku penyerangan pelajar hingga tewas yang terjadi di Jalan Raya Palupuh, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/10) malam.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro menjelaskan pengungkapan dan penangkapan hanya berselang tujuh jam pascakejadian. Penyerangan yang menewaskan RM, 17, siswa salah satu SMA negeri yang ada di sekitar lokasi perkara terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.
RM meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara) akibat mengalami luka terbuka di bagian dada karena sabetan senjata tajam celurit. Adapun kedua pelaku, yakni Rizky Agung Purnama, 18, dan ML, 17, tercatat sebagai pelajar dari salah satu SMA negeri di kawasan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Baca juga: Anies Resmikan Pembangunan Kampung Susun Cakung
"Total saksi yang dilakukan pemeriksaan sebanyak 10 orang dengan barang bukti satu buah celurit yang digunakan oleh pelaku dan sebuah motor yang digunakan untuk mengejar korban. Tapi yang kita tetapkan tersangka dua orang. Rizky Agung Purnama itu aktor utama dan yang satu anak lainnya, yakni ML, sedang kita dalami," kata Susatyo.
Ia menjelaskan, dari penggeledahan di sekitar lokasi penangkapan ditemukan enam senjata tajam (sajam) jenis celurit berukuran besar. Selain sajam, di sekitar TKP, timnya juga menyita berbagai rekaman CCTV dan juga bukti dari tangkapan layar percakapan terkait dengan rencana atau aksi untuk melakukan kekerasan. "Jadi ini memang sudah disiapkan."
Susatyo mengatakan kejadian tersebut membuat prihatin semua pihak, bahwa aksi kekerasan itu terjadi. "Kita prihatin sehingga kami melakukan tindakan hukum dan kami menerapkan Pasal 80 UU Perlindungan Anak itu dengan ancaman 15 tahun penjara," kata dia.
Pada kesempatan itu, Susatyo juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menghentikan semua aksi-aksi kekerasan di Kota Bogor baik itu perorangan ataupun kelompok. Terlebih petaka ini korbannya dan juga pelakunya masih pelajar.
"Berbagai tradisi- tradisi tawuran antarpelajar untuk dihentikan. Para senior, para alumni di Kota Bogor untuk hentikan tradisi -tradisi tawuran, untuk membangun Kota Bogor yang beradab," katanya.
Ia pun menegaskan tindakan hukum yang diberikan pada kedua pelaku berbeda satu dengan yang lainnya. "Pelaku satu orang sudah 18 tahun ke atas dan satu orang masih pelajar sehingga terhadap satu orang yang masih pelajar di bawah 18 tahun itu kita melakukan sistem peradilan anak dengan aturan- aturan yang bersifat khusus," pungkasnya.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Komisaris Dhony Erwanto menambahkan yang ditangkap terkait kasus itu awalnya sebanyak enam orang. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan hanya dua orang yang ditetapkan tersangka. Kedua pelaku kini ditahan di Rutan Polresta Bogor Kota, sedangkan empat rekannya dibebaskan.
Dia menjelaskan, perbuatan tersangka utama didasari rasa dendam pribadi terhadap korban. Berdasarkan keterangan tersangka, pada saat sebelum kejadian atau sekitar pukul 15.00 WIB, tersangka sempat dipukuli dan dianiaya.
"Dimungkinkan yang memukuli tersangka di siang harinya adalah korban karena yang bersangkutan (tersangka) sendiri mengaku sebenarnya tidak mengenal siapa yang menganiayanya," ujar Dhony. (J-2)
Lomba lari 100 meter yang diikuti sebanyak 64 peserta sebagai upaya mengurangi maraknya tawuran antar remaja pada bulan Ramadan.
Pendekatan preventif melalui patroli intensif menjadi langkah strategis dalam menekan angka kejahatan jalanan.
Satpol PP DKI Jakarta bersama TNI dan Polri berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan serta bersiaga di titik-titik rawan tawuran
Sebanyak 17 remaja diamankan polisi setelah terlibat perang sarung di perbatasan Kota Solo dan Sukoharjo yang sempat meresahkan warga.
Pihak kepolisian mengimbau generasi muda di wilayah Bekasi agar tidak mudah terprovokasi melalui media sosial yang sering kali menjadi pemicu bentrokan fisik.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Imigrasi Bogor bongkar sindikat penipuan 13 WNA Jepang di Sentul City. Gunakan seragam polisi Jepang dan suara radio palsu untuk kuras rekening korban.
CEO Sagha Group Hanta Yuda Rasyid menyalurkan 15.000 santunan bagi dhuafa, ojek online, disabilitas, hingga pekerja informal di Jabodetabek selama Ramadan 1447.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) merubah sistem penilaian baru dalam program penghargaan Adipura.
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Dampak terparah terjadi di Kampung Babakan Cicarewed, Desa Cijayanti.
INDONESIA kembali kehilangan salah satu sosok teladan moral bangsa. Meriyati Roeslani Hoegeng, yang akrab disapa Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso, istri dari mendiang Kapolri Jendral Hoengeng
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved