Kamis 07 Oktober 2021, 20:04 WIB

Dua Remaja Pembunuh Pelajar di Bogor Ditangkap

Dede Susianti | Megapolitan
Dua Remaja Pembunuh Pelajar di Bogor Ditangkap

MI/Dede Susianti
Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro (kiri) memperlihatkan celurit yang digunakan remaja pembunuh seorang pelajar di Bogor

 

POLRESTA Bogor Kota menangkap dan menahan dua pelajar pelaku penyerangan pelajar hingga tewas yang terjadi di Jalan Raya Palupuh, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/10) malam.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro menjelaskan pengungkapan dan penangkapan hanya berselang tujuh jam pascakejadian. Penyerangan yang menewaskan RM, 17, siswa salah satu SMA negeri yang ada di sekitar lokasi perkara terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.

RM meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara) akibat mengalami luka terbuka di bagian dada karena sabetan senjata tajam celurit. Adapun kedua pelaku, yakni Rizky Agung Purnama, 18,  dan ML, 17, tercatat sebagai pelajar dari salah satu SMA negeri di kawasan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Baca juga: Anies Resmikan Pembangunan Kampung Susun Cakung

"Total saksi yang dilakukan pemeriksaan sebanyak 10 orang dengan barang bukti satu buah celurit yang digunakan oleh pelaku dan sebuah motor yang digunakan untuk mengejar korban. Tapi yang kita tetapkan tersangka dua orang. Rizky Agung Purnama itu aktor utama dan yang satu anak lainnya, yakni ML, sedang kita dalami," kata Susatyo.

Ia menjelaskan, dari penggeledahan di sekitar lokasi penangkapan ditemukan enam senjata tajam (sajam) jenis celurit berukuran besar. Selain sajam, di sekitar TKP, timnya juga menyita berbagai rekaman CCTV dan juga bukti dari tangkapan layar percakapan terkait dengan rencana atau aksi untuk melakukan kekerasan. "Jadi ini memang sudah disiapkan."

Susatyo mengatakan kejadian tersebut membuat prihatin semua pihak, bahwa aksi kekerasan itu terjadi. "Kita prihatin sehingga kami melakukan tindakan hukum dan kami menerapkan Pasal 80 UU Perlindungan Anak itu dengan ancaman 15 tahun penjara," kata dia.

Pada kesempatan itu, Susatyo juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menghentikan semua aksi-aksi kekerasan di Kota Bogor baik itu perorangan ataupun kelompok. Terlebih petaka ini korbannya dan juga pelakunya masih pelajar.

"Berbagai tradisi- tradisi tawuran antarpelajar untuk dihentikan. Para senior, para alumni di Kota Bogor untuk hentikan tradisi -tradisi tawuran, untuk membangun Kota Bogor yang beradab," katanya.

Ia pun menegaskan tindakan hukum yang diberikan pada kedua pelaku berbeda satu dengan yang lainnya. "Pelaku satu orang sudah 18 tahun ke atas dan satu orang masih pelajar sehingga terhadap satu orang yang masih pelajar di bawah 18 tahun itu kita melakukan sistem peradilan anak dengan aturan- aturan yang bersifat khusus," pungkasnya.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Komisaris Dhony Erwanto menambahkan yang ditangkap terkait kasus itu awalnya sebanyak enam orang. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan hanya dua orang yang ditetapkan tersangka. Kedua pelaku kini ditahan di Rutan Polresta Bogor Kota, sedangkan empat rekannya dibebaskan.

Dia menjelaskan, perbuatan tersangka utama didasari rasa dendam pribadi terhadap korban. Berdasarkan keterangan tersangka, pada saat sebelum kejadian atau sekitar pukul 15.00 WIB, tersangka sempat dipukuli dan dianiaya.

"Dimungkinkan yang memukuli tersangka di siang harinya adalah korban karena yang bersangkutan (tersangka) sendiri mengaku sebenarnya tidak mengenal siapa yang menganiayanya," ujar Dhony. (J-2)

Baca Juga

AFP/Adek Berry.

Bus Trans-Jakarta Tabrak Separator di Depan Ratu Plaza

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 03 Desember 2021, 14:04 WIB
Argo mengatakan bus Trans-Jakarta mengalami ringsek di bagian depan setelah menabrak beton separator busway...
DOK Pemkab Tangerang.

Kabupaten Tangerang Siap Gelar Forum Pengelolaan Kawasan Pesisir 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Desember 2021, 13:55 WIB
PNLG merupakan jaringan regional pemerintah daerah yang menerapkan pengelolaan pesisir...
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.

Polisi Selidiki Kebakaran Gedung Cyber 1

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 03 Desember 2021, 11:47 WIB
penyelidikan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian dan kesengajaan yang menyebabkan kebakaran di lantai 2 gedung...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya